Tampilkan postingan dengan label Pekerjaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pekerjaan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 November 2016

Contoh Pertanyaan Wawancara Kerja di Rumah Sakit yang Sering Ditanyakan

Contoh Tes Wawancara Kerja di Rumah Sakit

Wawancara kerja menjadi suatu syarat penting untuk diterima dalam sebuah pekerjaan. Menghadapi tes wawancara kerja di rumah sakit bagi para ahli medis, tentu berbeda dengan wawancara kerja di perkantoran ataupun instansi pendidikan. Tes wawancara untuk pekerjaan di rumah sakit sering dianggap sulit lantaran terdapat beberapa pertanyaan ilmiah yang harus dijawab dengan tepat. Nah, Untuk itu ketahuilah tips menjawab pertanyaan tes wawancara kerja dirumah sakit berikut ini :

Mengapa kami harus mempekerjakan Anda?


Jika Anda diberikan pertanyaan seperti ini, maka berikan jawaban yang memperlihatkan keunikan yang Anda miliki. Uraikan kelebihan Anda dibandingkan dengan kandidat yang lain, kualifikasi Anda dan apa yang dapat Anda sumbangkan bagi perusahaan, berikan jawaban yang singkat dan jelas.

Mengapa Anda Ingin Bekerja Rumah sakit ini?

Berikan alasan yang baik dan tekankan keunggulan yang dimiliki Rumah Sakit yang Anda lamar dibandingkan dengan Rumah Sakit lain.

Apa yang menjadi kelemahan utama dalam diri Anda?

Jawab jujur mengenai kelemahan Anda, namun jangan lupa menjelaskan bagaimana Anda mengubah kelemahan tersebut menjadi kelebihan. Misalnya, bila Anda memiliki masalah dengan perusahaan terdahulu, perlihatkan langkah yang Anda ambil.

Mengapa berhenti dari rumah sakit yang lama? Dan memilih untuk bekerja di sini?

Bila Anda memutuskan untuk mengundurkan diri secara pribadi, jangan berikan jawaban yang bersifat menjelek-jelekan perusahaan sebelumnya. Bila Anda mengeluhkan tentang pekerjaan terdahulu, hal ini tidak memberi poin apa-apa buat Anda. Berikan alasan bahwa perusahaan yang Anda lamar saat ini memiliki keunggulan lebih dibandingkan dengan perusahaan sebelumnya.

Berapa gaji yang Anda inginkan?

Jangan menyebut besaran gaji tanpa tahu pasaran gaji untuk posisi tersebut, oleh sebab itu sebelum wawancara kerja sebaiknya anda mencari tahu pasaran gaji untuk posisi yang ditawarkan. Beritahu pewawancara bahwa Anda terbuka untuk membicarakan mengenai kompensasi bila saatnya tiba. Bila terpaksa, berikan jawaban yang berupa kisaran angka, bukan angka tertentu. Sebutkan batas minimum dan maksimum gaji yang diinginkan. Sebagai referensi kisaran gaji, Anda bisa melihatnya di situs kami.

Setiap rumah sakit tentu saja memiliki kebijakan yang berbeda – beda dalam merekrut karyawan baru. Pertanyaan saat tes wawancara antara rumah sakit yang satu dengan yang lainnya pun biasanya akan sangat jauh berbeda. Tapi beberapa pertanyaan tes wawancara kerja di atas biasanya akan sering ditanyakan saat Anda melakukan tes wawancara kerja di Rumah Sakit.

Rabu, 26 Oktober 2016

Banyak Sarjana IT Nganggur, Kampus Harus Cetak Tenaga Siap Pakai Bukan Siap Nganggur !

Perguruan tinggi diharapkan memiliki kemampuan mencetak lulusan yang siap kerja. Pasalnya, data menunjukkan saat ini banyak sarjana yang belum mendapatkan pekerjaan alias menganggur.

Koordinator Humas Universitas Bunda Mulia (UBM) Susi Mardiati mengatakan, berdasarkan data terbaru menunjukkan lebih dari 400.000 lulusan sarjana S-1 menganggur. Alhasil, kondisi tersebut menjadi tugas berat perguruan tinggi.

"Mencetak individu berprestasi tidak mudah karena pada masa kuliah itu merupakan masa di mana individu mencari jati dirinya, mendapatkan kebebasan untuk mengambil keputusan, mengatur waktu, mencari relasi, hingga mempersiapkan bekal untuk terjun ke dunia industri," tuturnya di Jakarta, Sabtu (18/7/2016).

Susi mengatakan, kampusnya merupakan perguruan tinggi swasta yang telah mencetak banyak generasi muda berprestasi yang terbukti siap pakai di dunia industri.

Dia menambahkan, mahasiswa berprestasi adalah individu yang siap menghadapi tantangan global dan tuntutan dunia industri. "Prestasi dicapai dengan  pengembangan mahasiswa sehingga dapat memacu potensi  akademik dan non-akademik mereka," tuturnya.

UBM merupakan perguruan tinggi swasta yang masuk ke dalam 50 Promising Indonesian Universities versi Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi (BAN PT). UBM juga masuk PTS Unggulan Kategori Tata Kelola dan Pembelajaran 2014 Tingkat Kopertis III DKI Jakarta.


Sabtu, 22 Oktober 2016

13 Kesalahan Yang Membuat CV Kamu Diacuhkan

Sudah melamar via email ke beberapa perusahaan tapi masih belum ada panggilan interview? Mungkin karena ada hal-hal kecil tidak sesuai yang kamu cantumkan dalam CV atau ada kesalahan yang belum kamu ketahui.

Dalam sebuah perusahaan, bagian HRD alias Human Resources Department menerima puluhan bahkan ratusan CV (curriculum vitae) dalam inbox email perusahaan setiap minggunya. Meskipun pengalaman kerja kamu cukup banyak dan CV kamu menarik, pasti ada hal yang membuat HRD mengacuhkan dan urung menghubungimu untuk wawancara. Dan akibatnya? Kamu gagal kembali mendapat pekerjaan yang kamu inginkan.

13 hal yang membuat CV kamu diacuhkan:

1. Subject Pada Email Tidak Jelas

Banyak sekali pelamar yang tidak jelas menuliskan pada subject email atau malah tidak menggunakan subject. Boro-boro dipanggil interview, di buka saja tidak. Jika kamu mengirim lamaran pekerjaan via email, subject harus kamu perhatikan, supaya saat bagian HRD sedang mengecek inbox email perusahaan dan ketika melihat email dari kamu dia tidak akan segan untuk membukanya.

Tips : sebutkan lamaran pekerjaan + posisi jika perlu.

Contoh : Lamaran Pekerjaan – Administrasi.

2. Surat Lamaran Tidak Pakai Tanggal / Tanggal Sudah Kadaluarsa

Karena kamu ngelamar di banyak tempat jadi kamu lupa untuk mengedit surat lamaran yang sudah lama kamu kirim ke perusahaan lain. Pantes aja kamu gak di panggil interview, karena jika HRD nya sangat teliti maka kesalahan walau hanya tanggal dia akan malas untuk merekrutmu. Kamu aja gak serius bikin surat lamaran.

Tips : surat lamaran sebaiknya kamu ketik di body email saja.

 3. Asal Menggunakan Jenis Font dan Ukuran Terlalu Kecil

Semakin simple tetapi lengkap sebuah CV, semakin bagus. Namun jika CV hanya terdiri dari satu halaman dengan ukuran font terlalu kecil terlihat tidak serius mengirim lamaran pekerjaan. Memangnya kamu ingin bikin CV atau bikin buku diary? Buatlah CV dengan jenis dan ukuran font yang formal atau resmi.

Tips : Gunakan font jenis Times New Romans dengan ukuran 12, dan buat menjadi 2 halaman.

4. CV 4 Halaman? No, thanks

Kebanyakan manager bagian HRD menyetujui, CV sebanyak 2 halaman adalah yang paling ideal untuk melamar pekerjaan. Bagaimana jika 3 halaman? Yea, still acceptable. Tapi jika kamu punya beberapa hal penting dan banyak pengalaman non formal untuk dituliskan, maka akan menjadi 4 halaman. Siapa yang punya waktu untuk membaca CV sebanyak itu?

Tips : Sortirlah pengalaman non formal yang ingin kamu cantumkan pada CV

 5. CV Warna-warni

Kamu ingin melamar pekerjaan atau sedang mengikuti pelajaran kesenian? Atau kamu malah menganggap CV dengan font berwarna merah kuning hijau akan menarik perhatian HRD? Of course no, honey. Memang sih terlihat eye-catching tapi justru kamu akan dianggap tidak serius oleh HRD.

Tips : Pilihlah warna hitam dan jangan sesekali kamu memberikan sentuhan-sentuhan warna yang mencolok mata.

6. Lama menganggur

Jika kamu menulis riwayat pengalaman kerja pada CV yang menyatakan bahwa terakhir kamu bekerja sudah lebih dari 5 bulan yang lalu, maka bagian HRD akan menganggap kamu tidak qualified. Mereka akan berasumsi bahwa perusahaan lain telah menolak lamaran kamu sebelumnya, sampai-sampai kamu sudah menganggur selama lebih dari 5 bulan.

7. Nama Attachment Tidak Sesuai

Coba lihat nama-nama berkas untuk lamaran kerja kamu. Pasti tidak jelas, kan? Nah, ada beberapa manajer bagian HRD malas untuk mengunduh attachment kamu jika nama file tersebut tidak jelas.

Tips : Kalau attachment ijazah, tulis aja IJAZAH, sama seperti CV, lamaran dan file lainnya. Akan lebih disukai jika kamu jadikan 1 file dengan format zip/rar kemudian tulis misal, “cv_nama kamu”.

contoh : CV_JUMINTEN

8. Ukuran File Terlalu Besar

Ukuran file yang terlalu besar membuat CV yang kamu kirim tidak akan dibuka, karena yang menerima adalah email perusahaan.

Tips :

Jika kamu buat lamaran dengan format PDF, compress dahulu sebelum mengirim. Kamu bisa download dihttp://www.freepdfcompressor.comKalau kamu attach file format JPG dengan ukuran yang terlalu besar, jangan lupa untuk di compress, kamu bisa pakai FSPhotoresizerhttp://www.faststone.org/FSResizerDownload.htmYang terakhir jika berkas dan lamaran berformat DOC sebaiknya ubah ke DOCX karena ukurannya akan lebih kecil.

9. Menyingkat Kata

Mls bgt kan klo km baca lamaran disingkat seperti ini? Jangan sampai kamu menyingkat kata, walaupun kamu melamar pekerjaan via email jangan menyepelekan hal kecil ini. Karena akan terlihat apakah kamu serius ingin mencari pekerjaan atau hanya main-main saja. Teliti, ya!

Tips : pakailah kata dan kalimat yang tidak bertele-tele atau jangan terlalu panjang membuat surat lamaran, cukup pada intinya saja dan pergunakanlah bahasa yang formal.

10. Jelaskan keahlian dan pengalaman kerja

Setiap HRD punya penilaian masing-masing. Yang membuat HRD malas memanggil kamu untuk interview adalah pelamar hanya mencantumkan keahlian tanpa penjelasan atau yang sudah berpengalaman justru tidak menjelaskan job deskripsi di perusahan sebelumnya.

Tips :

Untuk keahlian, misalnya :

Jaringan : saya bisa merancang dan memasang large scale LAN, dsbMicrosoft Excel : saya menguasai beberapa formula dan fungsi dasarPhotoshop : meski tidak terlalu mahir, tetapi saya dapat melakukan editing fotoHTML,CSS : saya mengerti dan memahami konsep HTML dan CSS sepenuhnya

Untuk pengalaman, misalnya : saya dahulu bekerja dibagian teknisi dan jelaskan bagaimana pekerjaan di perusahaan sebelumnya.

11. Pas Photo

Karena ingin cepat, banyak yang mengirim lamaran pekerjaan dengan lampiran pas photo alakadarnya seperti : foto selfie pakai hp, foto menggunakan hp dengan latar tembok, pasphoto yang diedit hanya latar tapi muka tetap berantakan sampai hasil scan foto jadul. Pas photo bagi HRD atau yang menerima lamaran kamu itu penting, karena menunjukkan keseriusan seseorang dalam mencari pekerjaan. Sepintar apapun jika tidak serius, lamaran kamu akan sia-sia

Tips : buat pas photo di studio photo, supaya mendapatkan hasil yang diinginkan.

12. Alamat Email Norak

Sadly, masih banyak orang-orang yang menggunakan alamat email norak atau bahkan ‘alay’ seperti : sofie_sayangmamah_cute@gmail.com atau sibelalangtempur007@yahoo.com untuk melamar pekerjaan. The people at HRD will judge you alay dan norak based on your email. Begiru HRD melihat alamat emai yang seperti itu, jangan harap kamu dipanggil untuk interview mereka pun takut membuka email tersebut.

Tips : Jika alamat email kamu masih seperti itu, buatlah email baru menggunakan nama kamu saja ya, girls!

13. Tidak Punya Kenalan ‘orang penting’

When it comes to getting a new job, who you know really matters. Punya pengalaman kerja bertahun-tahun di perusahaan besar bukan berarti dengan mudah masuk ke perusahaan yang kamu lamar jika tidak punya koneksi yang bagus.

Tips : Kalau kamu punya kenalan ‘orang penting’ cantumkan kontaknya, agar ia bisa merekomendasikan kamu kepada perusahaan yang kamu lamar.

When it comes to CV or resume, think like the people at HRD.

Itulah 13 kesalahan membuat CV sehingga kamu tidak pernah dipanggil interview oleh perusahaan. Perbaiki dan jangan pernah menyerah. Banyak perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja seperti kamu. So, masih mau nganggur?

Perusahaan Menahan ijazah melanggar undang undang dan HAM

 

Kebijakan  soal penahanan ijazah yang dibuat oleh PT Indomarco Prisma Tama (Indomaret) yang menahan ijazah karyawan ataupun bekas karyawannya, memperoleh sorotan petinggi Pemerintah Kota Palembang Sumatera Selatan.

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja Palembang, Gunawan menyampaikan, berdasar pada peraturan Undang-undang (UU) Nomer 13 Th. 2003 mengenai Ketenagakerjaan, tak ada ketentuan yang memperbolehkan perusahaan menahan ijazah karyawannya.

Bahkan juga, kata dia, kebijakan itu telah tidak mematuhi hak asasi manusia (HAM) karyawan untuk mencari pekerjaan yang paling baik.

" Kebijakan itu (tahan ijazah) tidak mematuhi HAM. Serta pasti juga telah tidak mematuhi Undang-undang ketenagakerjaan. Semestinya ijazah yang ditahan itu hanya fotokopinya saja, bukanlah yang asli, " ungkap Gunawan pada harian merdeka  

Menurutnya, perusahaan memanglah terkadang terasa cemas bila karyawannya berhenti. Tetapi, untuk mengikat pada entrepreneur serta pekerja tak perlu dengan aksi menahan ijazah asli, namun cukup kesepakatan kerja dengan batas saat yang ditetapkan atau bukan.

" Kami tidak mau peristiwa ini kembali terulang. Janganlah asal buat kebijakan serta tidak mematuhi ketentuan, " tukasnya.

Menyerupai dikabarkan terlebih dulu, DPRD Palembang meneror bakal tutup operasional semua gerai Indomaret di kota itu bila tak merubah kebijakan penahanan ijazah karyawan ataupun yang telah berhenti kurun waktu 2x24 jam.

Sikap tegas ini sebagai kecaman dewan pada toko moderen itu sesudah memperoleh info dari orang-orang bahwa banyak yang kesulitan untuk mencari kerja yang lebih baik atau mencari kerja lagi karena penahanan ijazah.