Tampilkan postingan dengan label Suzuki. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Suzuki. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Januari 2017

Bocoran Teknologi Ertiga Diesel Meluncur dari Suzuki

Langkah Suzuki meluncurkan Ertiga diesel berteknologi Smart Hybrid Vehicle System (SHVS) tinggal sesaat lagi. Kabar mengenai kehadirannya pada pekan kedua Februari 2017, dibenarkan oleh pihak PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).Ertiga diesel meluncur minggu kedua Februari. Tampilan tidak berbeda dengan yang sekarang, paling besar di sektor mesin dan teknologi.

Ertiga diesel akan menggunakan mesin berkubikasi 1.300 cc. Sistem kerja SHVS ditunjang dengan aki konvensional, bukan seperti pada mobil hibrida umumnya yang mengandalkan baterai lithium.

Sumber tenaga listik kami gunakan aki berkapasitas besar. Ada aktuator yang memiliki sistem kerja seperti seperti alternator. Bedanya aktuator bukan hanya bisa mengeluarkan tapi juga menyimpan tenaga listrik. Untuk integrated starter generator (ISG) itu salah satu fiturnya.

Dengan aki konvensional, ada keuntungan dalam hal perawatan yang lebih mudah. Konsumen cukup mengecek seperti cairan dan kondisinya, tidak seperti baterai lithium yang lebih kompleks.

Sedangkan ketika ditanya mengenai pilihan transmisi, Donny mengatakan saat ini baru tersedia dengan transmisi manual. "Baru manual, nanti kita akan ada pengembangan untuk matik.

Ertiga diesel hibrida bakal jadi satu-satunya low MPV yang menggunakan mesin diesel saat ini. Posisi ini menggantikan Chevrolet Spin yang saat ini produksi sudah dihentikan di Indonesia.

Senin, 09 Januari 2017

Suzuki Bakal Luncurkan 8 Model Baru

PT Suzuki Indomobil Sales menyatakan diri serius menggarap bisnis roda dua di Indonesia mulai awal tahun ini. Berawal dari hadirnya model sport 150cc GSX-S150 dan GSX-R150, Suzuki bakal terus luncurkan delapan model baru lagi hingga akhir tahun.

Model yang bakal dihadirkan mulai dari minor change (ubahan ringan) sampai produk baru. Penyegaran dan pembaruan ini berlaku untuk semua segmen, sport, skutik, dan bebek.

"Kami akan bangkit dan ingin menunjukkan kalau Suzuki tidak mati di Indonesia. Tahun ini akan ada lagi produk baru, jadi jika ditambah GSX 150, total akan ada 10 model baru tahun ini," ujar Seiji Itayama, Managing Director Suzuki Indombil Sales (roda dua), Senin (9/1/2017).

Itayama melanjutkan, dirinya mengakui kemunduran yang terjadi pada Suzuki Indonesia. Namun, Suzuki Jepang juga sudah memberikan dukungan penuh untuk Indonesia, agar bisa kembali bisa bersaing di arena bisnis otomotif roda dua dalam negeri.

“Kami memang paling terlambat, dan 2017 ini bakal menjadi tahun kebangkitan kami. Selain akan ada produk baru, model-model lama yang sudah diberhentikan produksinya juga akan kami lahirkan kembali. Saat ini., sebelum GSX muncul, produk line up Suzuki hanya ada Satria dan Address sana,” ujar Itayama.

Itayama masih belum berani mengatakan model apa saja yang akan lahir kembali, setelah sempat disuntik mati. Namun, dari semangat dan komitmen ini, menarik untuk menantikan gebrakan-gebrakan Suzuki selanjutnya di tahun ini.

Minggu, 08 Januari 2017

Modifikasi Stroke Suzuki Satria F-150 Bikin Keok Musuhnya

Silinder dijejali piston berdiameter 77 mm milik motor special engine Kawasaki KX 250. Tak cukup sampai di situstroke ikut dinaikkan jadi 59 mm (standar 48,8 mm). Kalau dihitung pakai rumus silinder, kapasitas Hyperunderbone rasa kopi ini, kini jadi 275 cc.

Posisi pemasangan piston KX 250 tadi, dibikin mendem 0,5 mm dari bibir liner saat di TMA. Saat head yang kubahnya sudah disesuaikan diameter piston dipasang, lalu diburet untuk ukur rasio kompresi, didapat perbandingan 12,2 : 1 untuk menenggak bensol. (www.motorplus-online.com)

Selasa, 27 Desember 2016

Suzuki Swift 2017 Ada 6 Tipe, Ini Spesifikasinya

Jakarta, Usai sudah penantian ujung dari berbagai spyshot sebelumnya, generasi terbaru hatchback Suzuki Swift resmi meluncur di Jepang, Selasa (27/12/2016). Spesifikasi untuk Jepang diperkenalkan dan mulai dijual pada 4 Januari 2017. 

Swift terbaru dirancang di atas platform Heartect yang memangkas bobot, menambah kekakuan, serta memperbaiki performa ketimbang model lama. Swift sekarang lebih panjang 10 mm (3.840 mm), lebih pendek 10 mm (1.525 mn) dari sebelumnya. Sedangkan lebarnya sama, 1.695 mm.

Secara keseluruhan, siluet bodi Swift masih mirip seperti pendahulunya. Hanya saja ada berbagai perubahan desain, yakni pada lampu depan LED dengan bentuk makin tipis serta gril dan bemper baru.

Ubahan lain terlihat pada pilar C yang membuat bagian atap seperti melayang. Pegangan pembuka pintu tersembunyi di tempat ini menjadikan penampilan makin klimis.  Di kabin juga banyak hal baru, yakni pada desain dashboard, ventilasi AC, warna two tone, climate control, dan instrument cluster.

Untuk pasar Jepang, Swift ditawarkan dalam enam varian yaitu RSt, Hybrid RS, RS, Hybrid ML, XG dan XL. Dari sisi mesin, Suzuki menawarkan beberapa pilihan termasuk mesin K10C 1.0 liter bensin Boosterjet tiga-silinder turbo (102 PS/150 Nm). Mesin ini dipadankan dengan transmisi otomatis enam-kecepatan dengan steering-mounted paddle-shifters. Menurut brosur, tipe ini memiliki konsumsi BBM 20 km per liter.

Selain itu, ada juga mesin K12C 1.2 liter Dualjet empat-silinder (91 PS/118 Nm) dengan transmisi manual lima-kecepatan dan otomatis CVT.

Ada juga pilihan model hybrid – Hybrid RS dan Hybrid ML – yang menggunakan kombinasi mesin K12C bersama sistem hibrid SHVS (Smart Hybrid Vecicle by Suzuki). Ada tambahan tenaga 2.3 kW (3 hp) lewat baterai lithium-ion. Model ini hanay ditawarkan dengan transmisi CVT.

Swift baru dibangun lewat platform baru Heartect yang membuat mobil lebih rigid dan ringan. Kini Swift memiliki berat 840kg – 970kg atau sekitar 30kg lebih ringan dari versi sebelumnya yang memiliki bobot 160kg,

Swift generasi baru ini juga memiliki dimensi baru, berukuran panjang 3,840 mm (+10 mm), lebar 1,695 mm (sama), tinggi 1,500 mm (-10 mm) dan jarak roda 2,450 mm (+20 mm). Khusus untuk tipe four-wheel lebih tinggi 15 mm (1,525 mm) dibandingkan varian yang lain.

Paket Keselamatan pilihan turut ditawarkan untuk semua varian kecuali XG, ini termasuklah Dual Sensor Brake Support (DSBS) yaitu bagi sistem mengurangkan risiko kecelakaan yang turut menampilkan elemen seperti kamera monocular  serta bantuan lampu tinggi yang secara otomatis akan berfungsi menyesuaikan dengan kondisi. Selain itu, turut dilengkapi dengan sistem ACC yang menjaga jarak dengan kendaraan di depan.

Bukan itu saja, Swift 2017 turut dilengkapi dengan enam airbag (dua di hadapan, sisi dan tirai), ESP dan ABS sebagai fitur standar. Tambahan adalah brake assist, autonomous emergency braking (AEB), lane departure warning dan adaptive cruise control functions.

Fitur pada Swift generasi baru ini adalah lampu utama LED, rim alloy 16 inci, lampu kabut halogen, lampu kabut belakang, serta kit yang lebih sporty untuk varian RS.

Di bagian kabin perubahan juga dilakukan. Jok, dashboard, two-tone trim, mendapat desain baru, termasuk kemudi berbentuk flat-buttom. Tombol-tombol sistem hiburan pada Swift lama telah diganti dengan layar sentuh yang telah dilengkapi dengan fitur navigasi, Android Auto, dan Apple CarPlay.

Harga dibanderol mulai 1,343 juta Yen hingga 1,942 juta Yen. Nah, kapan masuk Indonesia? Sebagai informasi saat ini PT Suzuki Indomobil Sales menjual dua varian Suzuki Swift dengan berbekal mesin 1.4L.

Keduanya adalah GX 1.4 M/T yang dijual Rp 209,5 juta dan GX 1.4 At seharga 218,5 juta. Mobil ini bertarung di segmen hatchback yang dihuni Toyota Yaris, Honda Hatchback, Mazda2, dan Kia Rio.