Tampilkan postingan dengan label Ultah Bireuen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ultah Bireuen. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 Oktober 2016

Mimggu, Listrik Padam di Bireuen dan Bener Meriah

Bireuen- PT.PLN Aceh, Area Lhokseumawe, rayon Bireuen, Minggu (16/10/2016) akan memadamkan listrik untuk sebagian kawasan Bireuen dan Bener Meriah.

Manager PLN Rayon Bireuen, Hasanuddin AB, SE dalam surat pemberitahuan menyebutkan, pemadaman dilakukan dalam rangka pemeliharaan GH. Untuk itu pihaknya memohon maaf kepada pelanggan yang terganggu dengan pemadaman tersebut.

Rabu, 12 Oktober 2016

Saksikan Lomba Tari Seudati, Ribuan Masyarakat Padati Pentas Seni Dinas P dan K Bireuen

Lomba Seni Tari Seudati antar sekolah se- Kabupaten Bireuen yang diperlombakan di Pentas Seni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen melalui bidang kebudayaan pada pameran pembangunan dalam rangka HUT ke-17 Kabupaten Bireuen. Selasa (11/10/2016) malam, berhasil memukau seribuan penonton yang hadir.

Diantaranya penonton yang turut menyaksikan lomba Tari Seudati berasal dari luar Kabupaten Bireuen.

Ketua panitia Lomba Nuraflah SE kepada KoranBireuen mengatakan, Lomba Seudati yang diperlombakan untuk jenjang SD/MI diikuti 26 group, SMP/MTsn 8 group dan jenjang SMA sederajat 12 group.
Selain Seudati.

Kata Nuraflah,juga diperlombakan lomba Shalawat Badar, Rebana, Top Pade serta Eksibisi kesenian Rabbani Wahid yang diikuti 5 sekolah dari 7 sekolah jenjang SMP binaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen melalui Bidang Kebudayaan. jelas Nuraflah.

Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen Drs, Nasrul Yuliansyah M.Pd, mengatakan, Seudati salah satu tari tradisional Aceh yang sangat digemari oleh segenap lapisan rakyat.

Di antara berbagai jenis kesenian yang banyak terdapat di Aceh, dijelaskan, Seudati mendapatkan tempat yang utama di hati masyarakat Aceh, semenjak zaman Kerajaan Aceh.

“Seudati tarian yang heroik dan bersifat kejantanan ini, kini menjadi kesenian pembinaan hingga ke tingkat Sekolah,” kata Nasrul.

Nasrul amat senang dengan penampilan para grup peserta lomba tersebut. Ia menjelaskan, pihaknya sengaja mengikutsertakan Seudati salah satu seni yang diperlombakan, sebagai bentuk pembinaan terhadap generasi penerus.

Dengan adanya kegiatan ini, anak-anak kita selaku regenerasi merasa memiliki dan berupaya melestarikan budaya dan seni tradisional yang ada di Aceh.

“Hal ini perlu dilakukan karena jika tidak, budaya dan seni tradisional akan punah bila tak ada regenerasi,” pungkas Nasrul.
Setiap grup Seudati selesai selesai tampil memukau, mendapatkan sambutan antusias dari para penonton.

Minggu, 09 Oktober 2016

Arena Pameran Pembangunan HUT Bireuen ke-17 Membludak, Jalinsum Macet

Arena pameran pembangunan memperingati HUT ke-17 Kabupaten Bireuen di Terminal Bus Terpadu Geulumpang Payong Kecamatan Jeumpa yang dibuka Bupati Bireuen H Ruslan M Daud (4-12/10-2016) setiap  malamnya dipadati pengunjung.
Malam kelima pameran mendapat kunjungan masyarakat luar biasa, puluhan ribu pengunjung yang berdatangan dari desa-desa dalam Kabupaten Bireuen memadati arena pemaran menikmati acara hiburan perlombaan seni tari tradisionil Aceh yang ditampilkan pelajar SD, SLTP, SLTA diselengarakan Dinas P dan K Bireuen bidang Kebudayaan.
Sabtu (8/10/2016) malam Jalinsum Banda Aceh Medan yang melintasi arena pameran pembangunan sejak pukul 20.00 – 22.00 Wib sempat macet dengan arus kenderaan Jalinsum Banda Aceh – Medan, arus pengunjung pameran yang berdatangan dari arah barat dan timur mengendarai kenderaan roda empat dan roda dua.
Petugas pengatur lalu lintas hanya Polantas Polres Bireuen sedangkan petugas dari Dishub tidak kelihatan dilokasi sehingga petugas Polantas  nyaris kewalahan mengatur arus lalu lintas yang sudah macet total dipadati puluhan  ribu pengunjung dan arus kenderaan Banda Aceh – Medan.
Pameran pembangunan yang digelar di Terminal Bus Terpadu Geulumpang Payong diikuti seluruh Dinas, Badan, Kantor, BUMD, BUMN, perusahaan Swasta dan tidak ketinggalan Batalyon Infantri-113/Jaya Sakti sebagai Batalyon tertua di Aceh ikut serta menggelar stand pameran memamerkan berbagai jenis senjata canggih.
Stand pameran Yonif-113/JS setiap malam dipadati pengunjung warga masyarakat pedesaan tertuma para  pelajar generasi penerus bangsa. Para pelajar selesai pendidikannya yang menanyakan berbagai pertanyaan kepada petugas Yonif-113/JS banyak yang  berminat menjadi anggota TNI sebagai petugas pembela bangsa dan negara di masa mendatang.
Para prajurit Yonif-113/JS yang bertugas di stand pameran, terlihat sangat akrab dalam memberikan pelayanan terhadap pertanyaan masyarakat dan pelajar tentang jenis senjata yang dipamerkan.
Antara lain, panser, Senjata mesin berat (SMB), senjata mesin runduk (SPR), Minimi, mortar 81, senjata serbu SS1-SS2 V1 dan perlengkapan TNI lainnya.

Kamis, 29 September 2016

Sambut HUT Bireuen ke-17 Besok Akan Digelar Zikir Akbar

Menyambut HUT ke-17 Kabupaten Bireuen 12 Oktober 2016 dan Tahun Baru Islam 1438 hijriah, Pemerintah Kabupaten Bireuen akan menggelar Zikir Akbar dan wirit Yasin di Masjid Agung Bireuen, Jumat (30/9/2016) besok.
Bupati Bireuen H Ruslan M Daud melalui Kadis Syari’at Islam H Jufliwan,SH, MM menjelaskan hal itu
di ruang kerjanya Rabu (28/9/2016).
Undangan zikir akbar dan wirit yasin yang ditandatangani Bupati Bireuen H Ruslan M Daud, telah disampaikan kepada masyarakat Kabupaten Bireuen mencapai belasan ribu orang, terdiri Muspida plus, alim ulama,  pejabat, PNS, pimpinan dayah, santri, pelajar SD,SMP, SMA, SMK, mahasiswa dan tokoh-tokoh masyarakat.
Para undangan kaum laki-laki dianjurkan mengenakan  baju putih, celana hitam gelap pakai peci dan bagi kaum perempuan mengenakan baju putih, jilbab putih, rok hitam dan peserta dianjurkan membawa kitab yasin.
Dikatakan Jufliwan, sebagai penceramah Zikir Akbar  menyambut HUT Kabupaten Bireuen ke-17 dan tahun baru Islam 1438 Hijriah akan disampaikan DR H Danial, MA Dosen IAIN Malikussaleh Lhokseumawe