Tampilkan postingan dengan label Bayi Dibuang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bayi Dibuang. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 April 2017

Warga Lhoksukon Menemukan Bayi Perempuan Di Semak-Semak Tanggul Sungai

Lhoksukon - Bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan oleh warga Gampong Asan, Kemukiman Ara Bungkok, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu 01 April 2017 sekitar pukul 08.00 WIB.

Kapolres Aceh Utara AKBP Untung Sengaji melalui humas Polres, menyampaikan informasi penemuan bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh Yani, (18) warga setempat tergeletak di semak-semak tanggul sungai Asan. Kemudian, Yani melaporkan penemuan bayi itu kepada Keucik Asan AB, Amiruddin (53).

Setelah mendapat laporan terkait temuan bayi, lalu Keucik memberitahukan ke Mapolsek Lhoksukon dan selanjutnya Kecik bersama anggota Polsek turun ke lokasi untuk mengambil bayi tersebut dan selanjutnya dibawa ke Puskesmas Lhoksukon guna mendapat penanganan  medis.

Jumat, 10 Februari 2017

Di Aceh Timur, Bayi Ditemukan dalam Kardus Disertai Uang Rp 50 Ribu

ACEH TIMUR - Seorang bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan oleh seorang Warga Desa Alue Bate, Kecamatan Peudawa, tepatnya di depan Gardu PLN Desa Alue Bate yang diletakkan di dalam sebuah kardus dan disertai uang Rp 50 ribu.

Bayi laki-laki dengan berat 3 kg dan panjangnya 43 cm diletakkan di atas kursi di sebuah warung tersebut juga disertai dengan beberapa perlengkapan bayi lainnya, seperti dua helai kain bedong untuk pembungkus bayi, satu tas kecil tempat peralatan bayi, satu botol bedak bayi merek Cussons, satu batang sabun bayi, satu botol baby oil, satu shampo, dan plastik cuuton buds beserta selembar uang.

"Semua barang perlengkapan bayi itu diduga sengaja ditinggalkan oleh orang tua si bayi," kata Kapolres Aceh Timur AKBP Rudi Purwiyanto.

Sampai saat ini bayi tersebut dalam keadaan sehat dan telah di evakuasi ke rumah sakit setempat oleh pihak Kepolisian Resort Aceh Timur untuk mendapatkan penanganan medis

Jumat, 03 Februari 2017

Bayi Perempuan Baru Lahir Ditemukan Warga di Simpang Elak Krueng Mane


Aceh Utara - Masyarakat Gampong Mane Tunong, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, digegerkan dengan penemuan sesosok bayi perempuan. Saat ditemukan, bayi itu masih berlumuran darah dengan tali pusar menggantung di perutnya.

Bayi itu teronggok di atas sebuah gundukan, persis di sisi luar tembok rumah warga. Bayi hebat itu ditemukan warga Jumat (3/2), sekitar pukul 19:00 WIB, tanpa sehelai kain. Bayi itu hanya dilapisi kantong plastik hitam.

"Ada warga yang mendengar suara tangisan bayi di samping tembok. Saat dilihat ternyata benar ada bayi. Lalu warga melaporkan temuan tersebut kepada aparatur desa," ujar Mursyidah (38), warga setempat.

Bayi itu terus menangis. Mursyidah segera mengambil bayi itu dan menutupi tubuhnya dengan selimut. Atas musyawarah singkat warga setempat, bayi itu dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan.

Warga menduga bayi tersebut sengaja dibuang beberapa jam setelah dilahirkan. Saat ini bayi mungil tersebut sudah mendapatkan perawatan intensif di Puskesmas setempat.

"Alhamdulillah bayinya dalam keadaan sehat dan normal. Beratnya mencapai 2,6 Kg. Jika dilihat, sepertinya baru beberapa jam dilahirkan," kata Mursyidah.


Senin, 23 Januari 2017

Bayi Perempuan Dibuang Disamping Rumah Warga Plimbang

BIREUEN – Satu bayi perempuan diperkirakan berusia 40 hari ditemukan Ticaya Hamzah (60), warga Desa Lancok Bungong, Kecamatan Peulimbang
Bireuen , sekitar pukul 22.30 WIB, Minggu (22/01/2017) yang terletak disamping rumahnya.

Kabarnya, bayi tersebut diletakkan seorang wanita kemudian wanita tersebut menghilang.

Kapolres Bireuen AKBP Heru Novianto SIK melalui Kapolsek Jeunieb, Iptu Mahdi Achmad kepada Serambinews.com, Senin (23/01/2017) mengatakan, warga Desa Lancok Bungong menemukan satu bayi perempuan yang diletakkan di dekat salah satu rumah warga bernama Ticaya Hamzah.

Bayi berjenis kelamin perempuan dalam keadaan hidup dibalut dengan kain batik corak kuning. Bayi diletakkan di tanah samping rumah Ticaya Hamzah.

Kemudian perangkat desa membawa bayi tersebut ke Polsek Jeunieb dan kemudian membawa ke Puskesmas Jeunieb untuk mendapatkan perawatan.
Kapolsek menambahkan, pihaknya sedang melakukan penyelidikan siapa orang tua bayi yang tega membuang bayinya dan saat ini tim Polsek bersama warga sedang berusaha mencari pelakunya.

“Bayi diperkirakan berusia 40 hari sudah ditangani dan dirawat di Puskesmas Jeunieb,” ujarnya.