Tampilkan postingan dengan label Kebakaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kebakaran. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Maret 2017

Ditinggal Belanja, Rumah nek Khalijah Dilalap Si Jago Merah


ACEH TIMUR- Satu unit rumah panggung berkontruksi kayu, di Dusun Blang Asam, Gampong Beuringin, Kecamatan Peureulak Barat, Aceh Timur milik ‘Nek’ Khalijah (70), ludes diamuk sijago merah, Selasa (21/3/2017) sore.Janda, sekaligus pemilik rumah berukuran 4 x 6 meter itu, hanya pasrah saat melihat sisa puing rumahnya yang masih mengepulkan asap, sesaat setelah ditinggal untuk berbelanja ke warung.
Kapolsek Peureulak Barat, Iptu Jusman mengatakan, kejadian bermula saat ‘Nek’ Khalijah, sedang memasak dengan kayu. Selesai memasak Nek Khalijah mematikan api.
Lalu, ‘Nek’ Khalijah pergi ke warung sebentar yang lokasinyanya tidak begitu jauh dari rumahnya untuk belanja.
“Ia merasa semua api bekas memasak sudah berhasil dimatikan. Ternyata masih ada kayu yang masih ada bekas apinya dan tertiup angin. Tiupan angin mengenai api yang ada di tunggul kayu tersebut dan hidup kembali, lalu membakar dinding rumah Nek Khalijah,” ungkap Kapolsek, seperti dilansir Tribrata News , Polres Aceh Timur.
Di dalam rumah ‘Nek’ Khalijah, terdapat tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram, yang masih ada isinya. Akibat udara panas, tabung gas itu meledak bersamaan dengan kobaran api.
Warga yang tinggal di sekitar rumah ‘Nek’ Khalijah tidak bisa berbuat banyak, besarnya api ditambah kuatnya tiupan angin, menyebabkan rumah terbuat dari kayu dan beratap rumbia tersebut rata dengan tanah dalam hitungan sekitar 30 menit.
Atas kejadian tersebut, ‘Nek’ Khalijah menderita kerugian kurang lebih Rp 65 juta.

Kamis, 16 Maret 2017

BPBD Langsa Dirikan Tenda Darurat untuk Korban Rumah Terbakar


LANGSA – Usai kebakaran yang meludeskan enam unit rumah warga Lorong Satu, Gampong Meutia, Kecamatan Langsa Kota, Kamis (16/3/2017), sekitar pukul 20.10 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat langsung mendirikan tenda darurat di lokasi itu.

Kepala BPBD Langsa, Rinaldi Auli, di lokasi kejadian menuturkan, pada malam ini juga, pihaknya mendirikan sebanyak lima tenda darurat di lokasi kejadian.

Tenda darurat itu didirikan, untuk tempat tinggal sementara bagi warga korban kebakaran. Untuk memadamkan api yang membakar rumah warga tersebut, pihaknya menurunkan empat unit armada pemadam kebakaran dan satu unit mobil tangki air.

"Setelah tim pemadam kebakaran terjun ke lokasi kejadian, sekitar pukul 21.30 WIB, api berhasil kita padamkan," ungkapnya.

Camat Langsa Kota, M Taufiq, mengatakan berdasarkan konfirmasi kepada pihak Dinas Sosial, bantuan masa panik akan diserahkan besok (Jumat).

"Insya Allah, bantuan besok baru akan kita salurkan," pungkasnya

Kebakaran Hanguskan 6 Rumah Di Langsa

LANGSA - Enam unit rumah di Lorong 4, Gampong Meutia, lima diantaranya milik abdul Muthaleb, wartawan salah satu media lokal, Kamis (16/2/2017) malam hangus terbakar.

Kebakaran yang diperkirakan sejak pukul 20.15 WIB ini terjadi saat listrik sedang padam di sejumlah permukiman warga daerah ini.

Sumber api yang menyebabkan kebakaran belum dapat dipastikan, namun disebut-sebut diduga karena lampu penerangan apakah itu jenis lilin atau lainya.

Dari 6 unit rumah itu, 5 di antaranya ludes jadi abu karena terbuat dari material kayu. Sedangkan satu unit lainya merupakan rumah induk Abdul Muthaleb, sebagiannya juga terbakar.

Pihak BPBD yang mengirimkan berapa damkar masih melakukan pemadaman api yang masih menguasai puing-puing sebagian sisa material rumah ini.

Sementara itu puluhan anggota Polres Langsa, termasuk angggota DPRK Langsa, Irwanto, terlihat berada di lokasi. Ratusan masyarakat juga memadati lokasi.

Selasa, 03 Januari 2017

Satu Unit Ruko Terbakar Di Jeumpa Bireuen

BIREUEN – Satu unit rumah dan toko (ruko) kontruksi kayu di kawasan Beng Siri, Desa Geulumpang Payong, Kecamatan Jeumpa Bireuen, milik Syahril Syamaun (32) terbakar sekitar pukul 00.50 WIB, Selasa (03/1/2017).

Informasi diperoleh dari pemilik ruko mengatakan, pada saat kejadian ia sedang berada di dalam ruko. Ia terbangun tercium bau asap dan langsung bangun.

“Saya melihat kobaran api dari wayer kulkas yang letaknya berada di ruang ruang,” ujarnya.

Korban segera keluar rumah dan meminta bantuan kepada warga sekitar dan melaporkan ke petugas pemadam kebakaran Bireuen.

Berkat bantuan warga dan damkar Bireuen api berhasil dipadamkan. Kuat dugaan kebakaran terjadi karena konselet listrik arus pendek.

Kapolres Bireuen AKBP Heru Novianto SIK melalui Kapolsek Kota Juang, Iptu Marzuki Oesman kepada Serambi mengatakan, sejumlah anggota Polsek segera ke lokasi memberi bantuan dan memasang police line.

Sumber api katanya belum jelas, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, pemilik ruko mengalami kerugian ratusan juta.

Jumat, 25 November 2016

Lantai Tiga KFC Lhokseumawe Terbakar

HOKSEUMAWE - Lantai 3 KFC yang berada di jalan Merdeka Barat, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, sekitar pukul 09.00 WIB terbakar, Sabtu (26/11/2016).

Saat ini sejumlah armada pemadam dari kota, Aceh Utara dan PT PIM, sedang melakukan pemadaman api di lantai 3 KFC. mobil pemadam terus berdatangan, polisi dan TNI juga ikut membantu.

Selain itu, anggota Rapi, BPBD, Tagana, juga berada di tempat kejadian ikut membantu dan menutup jalan Merdeka Barat untuk sementara.

Belum diketahui penyebab kebakaran tersebut, karena petugas masih membantu di lokasi kebakaran.

Selasa, 18 Oktober 2016

Kunjungi Korban Kebakaran di Pandrah, Bupati Bireuen Serahkan Bantuan

Bupati Bireuen H Ruslan M Daud mengunjungi korban kebakaran Abdurrahman, warga Desa Garot, Kecamatan Pandrah, Selasa (18/10/2016).
Bupati beserta rombongan turun langsung meninjau  ke lokasi pasca kebakaran rumah yang ditempati Abdurrahman beserta Istrinya Fauziah Idris dan empat orang anaknya tersebut.
Dalam kunjungan itu, bupati didampingi Sekertaris Baitul Mal, Kadis Sosial, Kapolsek Pandrah dan Camat Pandrah.
Kehadiran rombongan bupati disambut oleh Kepala Desa beserta perangkat desa setempat dan warga yang tertimpa musibah.
Selanjutnya orang nomor satu di Kabupaten Bireuen itu langsung berbincang-bincang dengan para korban yang rumahnya terkena kebakaran sekaligus menyerahkan bantuan untuk meringankan beban  korban musibah tersebut.
Dalam kunjungannya tersebut, Bupati Bireuen H Ruslan M Daud menginstruksikan Baitul Mal Bireuen, agar secepatnya melakukan pendataan dan memperbaiki rumah-rumah warga yang rusak akibat dilalap sijago merah.
“Kita dari Pemerintah Daerah sangat prihatin atas kejadian yang menimpa warga, untuk itu kita akan berupaya membantu sebagaimana seharusnya,” ujar Bupati Ruslan.
Sementara Sekretaris Baitul Mal Kabupaten Bireuen Anwar S.Ag, mengatakan, pihaknya akan segera menurunkan tim untuk mendata, perbaikan rumah ini, apakah dibangun baru atau rehap berat.
Sebelumnya pemilik rumah Abdurrahman (46), yang sehari-hari  bekerja sebagai buruh tani, menjelaskan, peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 16 Oktober 2016, pukul 06.00 Wib pagi, diduga akibat konsleting arus pendek.
Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. selain sebagian rumah terbakar, padi dan beras juga ikut terbakar. Kerugian ditaksir 30 juta.
“Terima Kasih kepada Bupati H Ruslan M Daud, yang telah berkunjung ke tempat kami sebagai bentuk kepeduliannya dan telah membantu kami,” ujar Abdurrahman terharu.

Sabtu, 15 Oktober 2016

Ini Data Sementara Pertokoan yang Terbakar di Jalan Diponegoro

BANDA ACEH - Data sementara hingga pukul 07.30 WIB, Minggu (16/10/2016) jumlah bangunan pertokoan yang terbakar di Jalan Diponegoro, Banda Aceh sebanyak 11 unit.
Perhitungan secara kasat mata yang dilakukan relawan RAPI yang tergabung dalam Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Banda Aceh pada pukul 07.30 WIB tercatat bangunan yang terbakar, baik total maupun sebagian adalah Mie Kocok Si Doel, Swalayan Mangga Dua, gudang Istana Kado di bagian belakang, Permas Swalayan, Mutiara Mie Kocok, Siang Malam Mie Kocok, usaha fotokopi, Dinamika Marine.
Sedangkan di bagian belakang yang menghadap ke aliran Krueng Aceh, selain bangunan yang sedang dalam pekerjaan yaitu gudang Istana Kado juga sebagian cafee Chek Yukee dan juga sebagian Suryani Bordir di sebelahnya.
Hingga saat ini upaya pemadaman masih berlangsung dengan melibatkan seluruh kekuatan Damkar BPBD Kota Banda Aceh dibantu water canon Polda Aceh.(*)

Sembilan Toko Terbakar di Jalan Diponegoro

BANDA ACEH - Data sementara hingga pukul 07.30 WIB, Minggu (16/10/2016) jumlah bangunan pertokoan yang terbakar di Jalan Diponegoro, Banda Aceh sebanyak 11 unit.
Perhitungan secara kasat mata yang dilakukan relawan RAPI yang tergabung dalam Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Banda Aceh pada pukul 07.30 WIB tercatat bangunan yang terbakar, baik total maupun sebagian adalah Mie Kocok Si Doel, Swalayan Mangga Dua, gudang Istana Kado di bagian belakang, Permas Swalayan, Mutiara Mie Kocok, Siang Malam Mie Kocok, usaha fotokopi, Dinamika Marine.
Sedangkan di bagian belakang yang menghadap ke aliran Krueng Aceh, selain bangunan yang sedang dalam pekerjaan yaitu gudang Istana Kado juga sebagian cafee Chek Yukee dan juga sebagian Suryani Bordir di sebelahnya.
Hingga saat ini upaya pemadaman masih berlangsung dengan melibatkan seluruh kekuatan Damkar BPBD Kota Banda Aceh dibantu water canon Polda Aceh.
Hingga saat ini, pukul 06.50 WIB kebakaran hebat masih terjadi di deretan pertokoan Jalan Diponegoro. Bersamaan dengan masih menyalanya kobaran api, hujan mulai mengguyur.
Hujan dengan intensitas ringan disertai angin mewarnai kebakaran yang saat ini sedang berkobat di bangunan yang sedang dalam pekerjaaan di bagian belakang Istana Kado.
Bangunan yang merupakan gudang Istana Kado tersebut terbakar hebat di lantai atas maupun ruangan bawah.
Tim pemadam memusatkan bantuan ke bangunan yang sedang dalam proses pembangunan tersebut.