BANDA ACEH – Dalam inspeksi mendadak (sidak) tim penyidik Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Banda Aceh menemukan snack nugget curah yang dijual dalam box pendingin di Suzuya Mall Seutui, Banda Aceh, Rabu (18/1/2017).
Produk itu tidak terlampir identitas produk, seperti tanggal kedaluwarsa, asal produksi, dan nama produk di box pendingin tersebut.
Selain itu dalam sidak tersebut, tim penyidik
BBPOM juga mengamankan produk tanpa izin edar atau tidak terdaftar di BBPOM yang berasal dari luar negeri.
Sejumlah produk berbagai permen curah antaranya, un candy 20 kg, kimono 2,1 kg, dan jelly waisun 4,3 kg dengan nilai ekonomi sekitar Rp 1 jutaan lebih.
Dalam sidak ini, BBPOM Banda Aceh menurunkan satu tim terdiri dari tiga orang Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) yaitu Naila SSi Apt, H Taufik SKM MSi, dan Bima Sakti, serta seorang petugas Nurlina.
Kamis, 19 Januari 2017
Sidak ke Suzuya Mall Setui, Ini yang Ditemukan
Selasa, 22 November 2016
Suzuya Bireuen Buka 13 Desember 2016
BIREUEN - Suzuya Mall Bireuen yang terletak di Kompleks Eks Murni Square Simpang Empat Bireuen, akan segera beroperasi melayani berbagai kebutuhan rumah tangga masyarakat di kabupaten tersebut. Menurut agenda, pembukaan Suzuya Mall Bireuen akan dilakukan pada 13 Desember 2016.
Hal itu dikatakan Aldes Maryono, CEO Suzuya Mall Indonesia, saat meninjau persiapan soft launching Suzuya Mall Bireuen, Rabu (16/11). Saat meninjau persiapan tersebut kemarin, Aldes Maryono didampingi Manager Building
Suzuya Mall Bireuen Hermanto, bupati Bireuen nonaktif (petahana) Ruslan M Daud, serta sejumlah pejabat terkait.
Menurut Aldes, saat ini gedung Suzuya Mall Bireuen sedang dalam penyelesaian pembangunan untuk persiapan soft launching (peluncuran awal) pada 13 Desember 2016. Namun sebelumnya akan dilaunching gerai KFC yang direncanakan pada akhir November ini.
Aldes mengatakan, kehadiran Suzuya Mall Bireuen diharapkan mampu mengurangi angka pengangguran, menambah pendapatan masyarakat dan pendapatan asli daerah (PAD). Sebab, Suzuya Mall Bireuen menampung 500 karyawan. Dari jumlah itu, 95 persen dikhususkan untuk pekerja lokal atau putra-putri Bireuen. Sisanya untuk tenaga ahli.
“Ratusan pekerja lokal yang sudah kami rekrut beberapa waktu lalu, sudah kami latih dan ikut magang. Mereka sudah siap bekerja untuk melayani pengunjung saat Suzuya Mall dibuka nanti,” kata Aldes Maryono.
Aldes menyebutkan, pada 13 Desember nanti hanya swalayan yang menyediakan berbagai kebutuhan rumah tangga yang dibuka. Selebihnya seperti Amaza (tempat permainan anak-anak) serta gerai-gerai kuliner akan disiapkan setelahnya. “Saya yakin Suzuya Mall Bireuen akan bisa bertahan dan maju. Sesuai motto kami, kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas dan kerja tuntas ,” katanya.
Pantauan Serambi, tampak sejumlah pekerja sedang menyelesaikan beberapa bagian bagunan Suzuya Mall dan area swalayan. Ada juga yang sedang mengemas barang dan meletakkannya di rak-rak ruangan yang akan dijadikan swalayan.
Di sisi lain, CEO Suzuya Mall Indonesia, Aldes Maryono mengatakan, pihaknya tertarik menginvestasikan modalnya di Bireuen, karena kabupaten tersebut sangat potensial dari segi populasi dan penduduknya. Selain itu, Bireuen juga tempatnya stategis. “Investasi ini bisa terwujud karena dukungan pemerintah, terutama kemudahan dalam hal perizinan,” kata Aldes.
Suzuya Bireuen Menyediakan Makanan Nasional
Suzuya Mall Bireuen di Jalan Sultan Malikussaleh, Simpang Empat, Kota Bireuen akan dilengkapi sejumlah tenant-tenant (penyewa) terkenal dan beberapa tempat kuliner brand nasional yang akan dibuka secara bertahap. Suzuya yang akan beroperasi 13 Desember 2016 ini memiliki empat lantai seluas 8.815 meter persegi.
General Manager Suzuya Dept Store & Superstore, Mirwazi menyampaikan hal tersebut dalam rilis yang diterima Serambi, Selasa (22/11). Ia menyebutkan sejumlah tenant yang akan melengkapi mall tersebut yaitu pusat rekreasi keluarga amazone, kentucky fried chicken, mister bakso, optik melawai, naughty, dan uncle K.
“Sementara pada lantai satu akan diisi produk supermarket, seperti makanan, minuman, kosmetik, elektronik, sayur, buah, bakery dan semua perlengkapan rumah tangga. Sedangkan lantai dua produk fashion untuk pria, wanita, anak-anak, mainan, kosmetik, tas dan sepatu,” kata Mirwazi.
Sedangkan untuk bangunan gedungnya, kata Mirwazi, parkir Suzuya Mall Bireuen yang didesign menarik ini akan mampu menampung sekitar 232 sepeda motor dan 30 mobil.
“Ini adalah toko keempat Suzuya di Aceh, setelah sebelumnya sudah hadir di Banda Aceh yang memiliki dua cabang, dan satu cabang di Lhokseumawe. Kami berharap kehadiran Suzuya dapat memenuhi kebutuhan pelanggan khususnya di Bireuen dan sekitarnya,” katanya yang juga menyebutkan Suzuya Mall Bireuen merupakan outlet ke-21 Suzuya di seluruh Sumatera.
Sebelumnya sudah hadir 20 cabang di 12 kota yaitu Medan, Tanjung Morawa, P Siantar, Rantau Prapat, Bagan Batu, Binjai, Banda Aceh, Lhokseumawe, Padang, Pekan Baru, Palembang dan Bogor.