Sabtu, 17 Desember 2016
Timnas Indonesia vs Thailand Piala AFF 2016, Ini Prediksi 6 Artis
Minggu, 20 November 2016
Ducati Larang Lorenzo Berkontroversi dengan Rossi, Ini Alasannya
Minggu, 30 Oktober 2016
68 Pelajar se-Kabupaten Bireuen Ikuti Kompetisi Panjat Tebing
Wakil Bupati Bireuen Ir Mukhtar M Si diwakili Kadisporapar Said Abdurrahman S Sos membuka Bireuen Climbing Conpetition antar pelajar se-Kabupaten Bireuen di GOR Gelumpang Payong, Kecamatan Jeumpa Sabtu (29/10/2016) pagi.
Pembukaan kompetisi panjat tebing antar pelajar se-Kabupaten Bireuen ditandai dengan peragaan panjat tebing tercepat dua siswa, SMA dan SMK Peusangan.
Turut hadi dalam pembukaan itu Ketua Panjat Tebing Indonesia Kabupaten Bireuen Muslim, M Si, Ketua KONI Bireuen Muzakkir Zulkifli, Kapolres Bireuen diwakili Kasat Binmas AKP Darmansyah, dr Purnama Setia Budi SpOG, para Kepala SD,SMP dan SMA serta sejumlah undangan lainnya.
Kompetisi panjat tebing dilaksanakan menyemarakkan peringatan HUT ke-17 Kabupaten Bireuen dan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-88 tahun 2016, selain menjadi ajang silaturrahmi antar pelajar dan masyarakat juga sebagai event mencari bibit-bibit unggul atlet olah raga panjat tebing.
Hal ini sangat penting untuk meninmgkatkan semangat para pelajar dan masyarakat terhadap cabang olah raga panjat tebing.
Wabup Mukhtar sekarang menjabat sebagai Plt Bupati Bireuen menyampaikan rasa bangga terhadap perkembangan olah raga di Bireuen sudah mengalami kemajuan cukup menggembirakan.
Hal ini dilihat dari banyaknya pemerhati olah rega baik dari Instansi Pemerintah, perguruan tinggi dan sekolah-sekolah secara sistimatis dan teratur melaksanakan pembinaan olah raga.
Dikatakan, dengan banyaknya kompetisi cabang olah raga yang telah diikuti para atlet-atlet Kabupaten Bireuen baik tingkat daerah, provionsi maupun nasional telah meraih hasil yang sangat membanggakan.
Wabup Mukhtar mengharapkan, agar event ini dapat dilaksanakan secara lebih professional dan berkesinambungan agar suatu saat nanti dapat mengangkat prestasi atlet-atlet Bireuen yang lebih baik lagi.
Wabup mengingatkan, pelaksanaan kompetisi panjat tebing selalu memperhatikan kesehatan, keamanan dan keselamatan (K3) bagi para peserta dengan penuh kehati-hatian meminimalisir hal yang tidak diinginkan.
Ketua Pantia penyelenggara Saiful Mahdi dalam keterangannya menjelaskan, kompetisi panjat tebing antar pelajar se-Kabupaten Bireuen berlangsung dua hari penuh 29-30 Oktober 2016 diikuti 68 pesrta pelajar putera-puteri se- Kabupaten Bireuen, SD 19, SMP 17 dan SMA 32 peserta
Minggu, 23 Oktober 2016
Peringati Hari Listrik Nasional, PLN Aceh Gelar Jalan Santai
"Jalan santai ini olahraga yang menyehatkan bagi kita semua terutama melancarkan sirkulasi darah dan kesehatan jantung serta meningkatkan kebugaran," jelasnya.Senin, 10 Oktober 2016
Aceh Kirim 20 Atlet Difabel Ke Peparnas di Bandung
Ini merupakan ajang bagi atlet difabel atau disabilitas dari berbagai provinsi di Indonesia. Para atlet dilepas langsung oleh Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Keistimewaan dan Sumber Daya Manusia, Helfizar Ibrahim di Hotel Lading, Banda Aceh, Selasa (11/10/2016) pagi.
Turut hadir Kadispora Aceh, Asnawi dan para undangan.
Menurut Asnawi, 20 atlet Aceh mengikuti 5 dari 13 cabang olahraga yang dipertandingkan.
5 cabor yang diikuti Aceh terdiri atas bulutangkis, tenis meja, atletik, catur dan renang.
"Kita berharap atlet Aceh dapat berprestasi di Peparnas di Jawa Barat. Keikutsertaan atlet Aceh ini diharapkan dapat menambah motivasi bagi atlet disabilitas lain agar jangan putus harapan. Ke depan bisa lebih banyak lagi cabang olahraga yang diikuti," ujar Kadispora Aceh.
Minggu, 09 Oktober 2016
Real Madrid Mau Pulangkan Oezil?
Rabu, 05 Oktober 2016
Di Maria Nyaris Ikuti Messi Pensiun dari Argentina
Niat itu sempat terpikir setelah melihat Lionel Messi sempat menyatakan pensiun dari Tim Tango.
Messi memang sempat menegaskan pensiun dari Argentina setelah timnya kalah adu penalti dari Chile di final Copa America Centenario.
Namun, keputusannya itu diubah setelah pelatih baru Argentina Edgardo Bauza merayunya agar Messi menarik kembali pilihannya pensiun.
"Setelah Messi pensiun, saya juga sempat memikirkan hal yang sama dengannya," ucap Di Maria kepada TyC Sports seperti dikutip Goal.
"Anda bisa kalah di final (Copa America), tapi kalah tiga kali beruntun, itu hal yang berbeda. Saya sempat memikirkan untuk meninggalkan timnas (Argentina), tapi istri dan ayah saya melarang."
Di Maria pun akhirnya mengurungkan niat untuk mundur dari timnas Argentina. Terlebih, ia merasa keputusannya tepat begitu mengetahui Messi akhirnya tak jadi pensiun.
Meski demikian, Di Maria tetap memberikan ultimatum kepada dirinya sendiri di Argentina.
"Saya hampir saja memulai terapi, pada akhirnya saya harus mencari sendiri jalan keluarnya. Jika saya kalah di final lagi, cukup sudah," tegas Di Maria.


