Tampilkan postingan dengan label Jakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jakarta. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Maret 2017

Aksi 313, Kemendagri Bilang, Pemerintah Tak Akan Tunduk pada Tuntutan Massa Istimewa.


JAKARTA - Sekitar 100.000 orang dari berbagai daerah di Indonesia akan berpartisipasi dalam aksi 313, Jumat (31/3/2017).

Mereka menuntut pemerinta untuk memberhentikan Gubernur non-aktif Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang telah menjadi terdakwa dalam kasus dugaan penodaan agama.
Menanggapi hal itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Yuswandi A Temenggung mengatakan, pemerintah tidak akan tunduk terhadap tuntutan massa.
"Ini negara hukum. Kami bekerja berdasarkan regulasi hukum yang ada," kata Yuswandi di Badiklat Kemendagri, Jakarta, Kamis (30/3/2017).

Yuswandi menuturkan, pemerintah melalui Kemendagri telah mengambil sikap dalam berbagai kebijakan. KPUD, lanjut dia, telah menetapkan masa kampanye Pilkada Jakarta putaran kedua, Ahok lantas mengambik cuti hingga 15 April 2017 mendatang.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan sikap pemerintah terhadap pemberhentian Ahok berdasarkan pada tuntutan Jaksa Penuntut Umum. Sebab, dakwaan Ahok terdiri dari dua pasal, yakni 156 KUHP atau 156 a KUHP.

Berdasarkan Pasal 83 Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, kepala atau wakil kepala daerah diberhentikan sementara tanpa melalui usulan DPRD karena didakwa melakukan tindak pidana kejahatan yang diancam dengan pidana penjara paling singkat lima tahun, tindak pidana korupsi, tindak pidana terorisme, makar, tindak pidana terhadap keamanan negara, dan/atau perbuatan lain yang dapat memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pasal 156 KUHP mengatur ancaman pidana penjara paling lama empat tahun. Sementara pasal 156a KUHP mengatur ancaman pidana paling lama lima tahun. Oleh karena itu, Kemendagri masih menunggu pasal mana yang akan digunakan jaksa dalam tuntutan.

Jumat, 17 Maret 2017

Gubernur Zaini Abdullah Menghadap Mendagri

JAKARTA ---Gubernur Aceh, H. Zaini Abdullah siang ini, Jumat (17/3/2017) dijadwalkan bertemu Menteri Dalam Negeri (Mendagri) di Kementerian Dalam Negeri, Jalan Merdeka Utara, Jakarta.

Tapi belum diperoleh konfirmasi apakah pertemuan dengan Mendagri membahas secara khusus soal pelantikan dan pemberhentian pejabat eselon II di lingkungan Pemerintahan Aceh yang telah memicu kontroversi.

Dikabarkan media di Jakarta, mengisyaratkan, pertemuan berlangsung selepas shalat Jumat.
Sehari sebelumnya, tepatnya Kamis (16/3/2017) malam, jajaran pimpinan DPR Aceh juga melangsungkan pertemuan dengan Dirjen Otonomi Daerah Soemarsono dan Menteri Dalam Engeri Tjahji Kumolo di dua tempat terpisah.

Pertemuan dengan Dirjen Otda di Kediaman Rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta, dan pertemuan dengan Menteri Tjahjo Kumolo di kediaman resmi Mendagri.


Minggu, 19 Februari 2017

Anies-Sandi Menang Telak saat Pemungutan Ulang di Utan Panjang

JAKARTA – Penghitungan suara ulang di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 01 Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (19/2/2017), telah selesai. Hasilnya, pasangan nomor (palson) nomor urut 3 Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahudin Uno menang telak di TPS tersebut.

Berdasarkan pantauan, dari total 257 surat suara yang masuk, pasangan Anies-Sandi mendapat 134 suara. Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat menempati urutan kedua dengan perolehan 103 suara.

Posisi paling buncit ditempati Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni yang hanya mengantongi 15 surat suara. Surat suara tidak sah sebanyak 5 suara, sedangkan warga yang tercatat pada TPS 01 kelurahan Utan Panjang, Kemayoran, sebanyak 601 orang.

Sabtu, 18 Februari 2017

Djarot Minta Bawaslu Tindak Lanjuti Dugaan Pelanggaran di TPS

Jakarta - Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2017 telah berlangsung pada 15 Februari lalu. Seluruh warga DKI telah memberikan pilhannya.

Namun penyelenggaraan Pilgub DKI menimbulkan beberapa masalah. Salah satunya adalah dugaan terjadinya sejumlah pelanggaran di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat menyatakan bahwa penyelenggaraan Pilgub DKI harus memegang prinsip jujur dan adil. Dia mengingatkan bahwa memberikan pilihan adalah hak dasar masyarakat.
"Ini hak dasar warga untuk memberikan pilihan. Tidak boleh dihalang-halangi, juga harus dilakukan dengan prinsip jujur dan adil," ujarnya di FX Sudirman, Senayan, Jakarta, Minggu (19/2/2017).

Pasangan calon nomor urut 2 ini juga mengungkapkan bahwa pelanggaran Pemilihan Umum (Pemilu) paling banyak terjadi pada Pilgub DKI Jakarta. Oleh karena itu dia meminta agar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) serta Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk segera menindak lanjuti pelanggaran tersebut dan melalukan berbagai perbaikan.
"Makanya kan kemarin itu banyak sekali pelanggaran terutama di Pilgub DKI Jakarta, maka Bawaslu untuk segera menindak lanjuti dan KPU untuk menyempurnakan berbagai macam kelemahan-kelemahan yang kemarin terjadi, saya minta itu aja," katanya.

Selain itu, Djarot juga menyebut bahwa akan dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di dua TPS. Dia tidak merinci mengenai kedua TPS tersebut, namun dia menegaskan bahwa penyelenggara Pemilu haruslah berprinsip jujur dan adil.
"Minggu ini ada PSU di dua TPS kalau ga salah, karena ditemukan banyak kejanggalan banyak pelanggaran. Saya minta betul kepada seluruh penyelenggara Pemilu mulai dari KPU sampai dengan KPPS untuk memegang prinsip-prinsip jujur, adil dan memberikan hak konstitusi kepada warga yang mempunyai hak pilih, itu aja," tutupnya.

Kamis, 22 Desember 2016

Respons Berani MUI terhadap Pernyataan Kontroversi Menteri Wiranto


Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menyampaikan pernyataan kontroversi beberapa waktu lalu. Ia menyebutkan, MUI harus melakukan koordinasi kepada Kepolisian dan Kementrian Agama sebelum mengeluarkan fatwa.

Menanggapi pernyataan kontroversi Menteri Wiranto, MUI pun menyampaikan respons sebagai bentuk sehatnya interaksi dalam berdemokrasi. Pasalnya, keberadaan MUI sebagai salah satu organisasai masyarakat (ormas) Islam dijamin oleh undang-undang dan bebas dari intervensi pihak mana pun.

Dalam membuat fatwa, MUI tidak gegabah sebagaimana dituduhkan banyak pihak. MUI menerima sekian banyak keluhan masyarakat Muslim dan melihat realita di lapangan. Setelah menerima laporan, komisi Fatwa MUI pun menggelar rapat untuk memutuskan langkah selanjutnya.

Sehingga, pernyataan Menteri Wiranto tersebut dinilai sebagai salah satu bentuk kemunduran dalam kehidupan berdemokrasi di Indonesia.

"Pernyataan tersebut, menurut saya, sebagai bentuk kemunduran dalam praktek kehidupan berdemokrasi di Indonesia," ujar Wakil Ketua MUI Zainut Tauhid Sa'adi sebagaimana diwartakan Republika, Rabu (21/12/16)

Zainut juga menjelaskan, MUI senantiasa memasukkan pertimbangan kebhinnekaan, toleransi, dan kerukunan antar umat beragama sebelum memutuskan membuat Fatwa lalu mempublikasinnya kepada masyarakat. 

Siapakah Bambang Tri Yang Berani Sebut Jokowi Anak PKI , Pemalsu Indentitas, tantang Jokowi Test DNA serta Membuktikan Secara Hukum?

Jakarta --Bambang Tri salah satu penulis senior indonesia  yang bernaung di bawah Penerbit Pustaka Pesantren melalui  akun akun sosmed facebook  miliknya (19/11) dengan sangat sadar serta  sengaja menyebut Presiden Jokowi Anak PKI.Dia juga menyebut Jokowi telah memalsukan dokumen identitas asli dirinya untuk bisa menjadi presiden.Bambang Tri terkenal dengan buku andalannya yang populer ber judul “JOKOWI UNDER COVER”.
Buku Jokowi under cover ini adalah buku yang kusus di buat oleh Bambang Tri untuk  mengungkap secara rinci tentang “JOKOWI ANAK PKI” .Menurut Bambang Tri Jokowi adalah anak PKI tulen yaitu anak dari WIDJIATNO alias “Nyoto” sang tokoh PKI.Menurut Bambag Tri Jokowi anak PKI tulen yang tak bisa di bantah.
Untuk memperkuat fakta tuduhannya tersebut bahkan Bambang Tri menantang Jokowi untuk menuntutnya secara hukum serta test DNA sebagai pembuktian.Bambang Tri Siap di tuntut secara Hukum untuk pembuktian  Bahwa Jokowi adalah Anak PKI asli begitulah bunyi postingannya pada halaman facebook miliknya. Bertahun-tahun Bambang tri melakukan tuduhan secara terus menurus hingga dalam bentuk tantangan secara hukum  dan Test DNA. Tidak ada respon dari pihakPresiden ataupun pemerintah serta penegak untuk menanggapi tantangan tersebut.Seolah-olah tantangan itu tidak pernah ada.Kenapa orasi Ahmad Dhani pada aksi 411 bisa begitu cepat di tanggapi oleh Penegak Hukum Ngeri ini.Begitu juga dengan tuduhan pelecehan presiden yang di lakukan oleh ongen melalui foto jokowi dengan nikita mizarmi meskipun akhirnya tuduhan itu tidak terbukti.
Siapa Bambang Tri Yang berani  menuduh Jokowi  anak PKI TULEN ,Melakukan pemalsuan identitas diri untuk jadi Presiden ,kenapa Pemerintah tidak pernah memberikan respon terhadap tuduhan serta tantangan  tersebut?
Link Facebook Bambang Tri(https://web.facebook.com/bambang.tri.144734)  Silahkan di cek
Berikut beberapa Postingan Bambang Tri Yang dengan sengaja dan sadar menyebut Jokowi adalah anak PKI :
Kita mulai dari
Postingan tertanggal 15 november 2016  :
“BUKU JOKOWI UNDERCOVER TANGGUNGJAWAB PRIBADI SAYA....
Kalau Jokowi laki-laki, dia harus berani ketemu saya......SAYA SAJA BERANI KOK DIA TIDAK BERANI .......”
“JOKOWI MEMANG "JODOH" SAYA
Tak kan lari gunung dikejar, kalau jodoh tak lari ke mana.
Saya sudah siapkan mahar, JOKOWI UNDERCOVER dan Jokowi sudah saya lamar untuk BERTEMU, BERKELAHI, BERTINJU...POKOK-NYA TERSERAH JOKOWI.
Dia boleh naik tank, saya akan datang sendiri jalan kaki....KALAU PERLU DEMO TUNGGAL KE ISTANA....................”
“SAYEMBARA ILMIAH...
Bagi siapa saja yang bisa membuktikan bahwa BUKU JOKOWI UNDERCOVER BAMBANG TRI MENGANDUNG FITNAH.......ANDA AKAN MENDAPAT HADIAH MILYARAN RUPIAH DARI JOKOWI......DAN KEPALA SAYA...BAMBANG TRI ...gratis !”
“HORMATI-LAH JOKOWI, BAGAIMANAPUN DIA PRESIDEN-MU/....
Saya menghormati Jokowi, maka saya bertanya SIAPA IBU ANDA PAK ?????
DAN APAKAH INI FOTO BAPAK ANDA PAK ?....
Cara menghormati presiden itu macam-macam...
Bukan hanya MENJILAT BOKONG-NYA SAJA.........
PARA PENJILAT ITU YANG TIDAK MENGHORMATI JOKOWI....”
“KO-NOTASI PALU ARIT...
Setiap orang bebas memberikan konotasi Palu-Arit.
Termasuk BANK INDONESIA yang memasang gambar palu arit di uang RP 100 RIBU.
Kalau saya, konotasi PALU ARIT...JOKOWI-AHOK.
Jokowi Palu, Ahok Arit ! TITIK !
Palu Arit yang diimpor dari CHINA !"
Postingan pertanggal 14 november 2016
“DARI HULU KE HILIR
Bambang Tri bukan Provokator. Karena Provokator tidak akan menulis buku yang harus dia pertanggungjawabkan secara hukum.
Akun FB ini adalah akun resmi, dan satu-satunya akun yang saya punya.
SAYA HANYA WARGA NEGARA BIASA YANG MENGGUNAKAN HAK SAYA UNTUK TAHU SIAPA SESUNGGUHNYA JOKOWI, ANAK PKI ATAU BUKAN, MEMALSUKAN JATIDIRI ATAU TIDAK, PEMBOHONG ATAU TIDAK, BERBAHAYA BAGI NKRI ATAU TIDAK ?
TERNYATA JAWAB-NYA ADALAH ANAK PKI, PEMALSU DATA BIOGRAFI DI KPU, MEMBOHONGI SELURUH RAKYAT INDONESIA TENTANG ASAL-USUL KELUARGA-NYA.....DAN BERBAHAYA BAGII NKRI KARENA JELAS-JELAS DIA ANTEK CHINA.....
BUNUHLAH SAYA........SUARA SAYA DARI DALAM KUBUR AKAN TERDENGAR LEBIH KERAS LAGI....
HARI INI SAYA MATI, BESOKNYA JOKOWI AKAN MENYUSUL DIGANTUNG RAKYAT....
AYO KITA BUKTIKAN,,,,,,,,,,,”
Pertanggal 13 novenber 2016
“MESKI PILPRES 2014 CURANG...
Meski Pilpres 2014 curang, KALAU JOKOWI BUKAN ANAK PKI DAN MEMALSUKAN IDENTITAS DIA AGAR BISA JADI CALON PRESIDEN.....
INDONESIA TIDAK AKAN SEBANGKRUT INI....TIDAK AKAN ADA MANUSIA RENDAH SEPERTI AHOK....
KITA TIDAK AKAN SEBENCI INI KEPADA CHINA...
PAK HARTO PUN BAPAKNYA CHINA, TAPI KITA BISA MENCINTAI PAK HARTO SEPENUH HATI....
JADI MUSUH KITA SEBENARNYA ADALAH SI JOKOWI....CHINA GILA ITU.........”
“FAKTA KERAS
Jokowi anak PKI adalah fakta.
Jokowi memalsukan jatidiri agar bisa jadi Presiden adalah fakta.
TERSERAH PARA PENJILAT-NYA MAU NGOMONG APA.
JOKOWI ADALAH MASALAH UTAMA BANGSA INDONESIA....
MASALAH YANG HARUS DISELESAIKAN....CEPAT ATAU LAMBAT....HIDUP ATAU MATI....DENGAN AIR ATAU DARAH !!!!!!!!!!!!”
“POLISI HATI-HATI, JANGAN MAU DIBINA PKI...
Tahun 1965 ANGKATAN DARAT ADALAH KEKUATAN UTAMA ANTI KOMUNIS.
AU DAN AL SOEKARNOIS, TAPI BUKAN KOMUNIS.
WAKAPOLRI, SOETARTO......KEPALA PEGAWAI KEPOLISIAN RI ADALAH SIMPATISAN KOMUNIS.
"Saya pengagum PKI ...!" kata Soetarto di Mahmilub.
Tito Karnavian harus tahu sejarah ini, jangan terus menerus menjilat bokong Jokowi !”
“JOKOWI TIDAK BAKAL BISA MEMANIPULASI TENTARA...
Tentara tahu Jokowi anak PKI yang mengingkari jati diri-nya.
TNI adalah warisan Jenderal Sudirman, AH Nasution, dan Pak Harto.
TRIO JENDERAL BESAR TNI.
Biarkan Jokowi petentang-petenteng di markas tentara.
SALAH-SALAH TENTARA YANG AKAN MENEMBAK KEPALA DIA SENDIRI.
BRIMOB HATI-HATI....JANGAN MAU DIKADALI JOKOWI.........”
Pertanggal 20 november 2016
“BAMBANG TRI BELUM PICEK....
BENTUK JEMPOL MEMANG BERBEDA.......
ANTARA IBU SUJIATMI DAN IBU KANDUNG JOKOWI”
“JANGAN AJARI RAKYAT SOAL NKRI
Para pejabat pemerintah jangan pidato soal NKRI lagi.
Apalagi Jokowi, tahu apa dia soal NKRI dan Pancasila...
Tahu dia cuma Mebel dan Nyuap Megawati agar bisa jadi Walikota, Gubernur, dan Presiden...
Megawati juga NOL BESAR soal Pancasila.....
dia cuma pendendam Pak Harto yang umurnya agak panjang,,,,,,,,,,,,,,,,,”
“YANG MILIH JOKOWI MEMANG RAKYAT....
yang tidak diberitahu bahwa dia ANAK PKI....
dan MEMALSUKAN NAMA IBUNYA DI KPU.......
dan nggak ada rakyat yang pernah MEMILIH AHOK JADI GUBERNUR DKI....
DIA ITU DULU NYELUNDUP DI BOKONG JOKOWI......”
“KALAU JOKOWI INGIN DIHORMATI ORANG dia harus hormati dulu bapak~ibunya, MESKI MEREKA PKI, JOKOWI HARUS BERANI MENGAKUI, BUKAN MALAH MENGINGKARI DAN MEMALSUKAN FOTO MEREKA. Siapa yang gila, bambang tri apa jokowi ? kalau ahok mah babi ngepet!!!”
“Bahagia Itu Sederhana JOKOWI SUJIATMI TEST DNA, AHOK PULANG KE CHINA. NGGAK USAH PAKAI POLITIK TAHI KUCING.”
“PARADE KEBHINEKAAN PARODI JOKOWI AHOK ummat islam phobia pki. komunis phobia agama. semua ummat Tuhan bersaudara. PENGUASA YANG MENGADU DOMBA, DIVIDE ET IMPERA. JOKOWI AHOK YANG JAHAT, MAU MENYERET SELURUH RAKYAT. JANGAN MAU DAN JANGAN GOBLOK. JOKOWI AHOK LAH MUSUH KITA BERSAMA.”
“TESTIMONI BAMBANG TRI...
JOKOWI ADALAH ANAK PKI.
JOKOWI MEMALSUKAN NAMA IBU-NYA DALAM DOKUMEN PENCALONAN PRESIDEN DI KPU.
BANGSA INI BANGSA YANG GOBLOK KALAU TIDAK TERTARIK DENGAN TESTIMONI INI.
Bambang Tri....”
 Pertanggal 19 november 2016
“KALAU JEMPOL BISA NGOMONG.....JOKOWI UNDERCOVER HAL 433”
“KIRI BUKAN BENTUK JEMPOL IBU SUJIATMI, TAPI BENTUK JEMPOL ORANG NO 2 DARI KANAN DALAM FOTO PERTUNANGAN JOKOWI IRIANA, YANG WAJAHNYA ADALAH WAJAH IBU SUJIATMI,, KANAN BENTUK JEMPOL IBU SUJIATMI....”
“BUKTI BAHWA FOTO INI FOTO PALSU...
PERHATIKAN ORANG NOMOR DUA DARI KANAN...
WAJAH-NYA WAJAH IBU SUJIATMI...
TAPI JEMPOLNYA LURUS, SEDANG JEMPOL IBU SUJIATMI TIDAK LURUS.....JEMPOL ORANG LAIN.....BUKAN JEMPOL IBU SUJIATMI ........KEANEHAN ....KEAJAIBAN .......PEMALSUAN.
DAN SETERUSNYA.........”
“PENDIDIKAN POLITIK DAN AKSI POLITIK
Misi Utama buku JOKOWI UNDERCOVER oleh Bambang Tri adalah pendidikan politik.
AKSI POLITIK KARENA BUKU ITU HANYA BISA TERJADI JIKA BUKU INI DIRESPONS LEMBAGA-LEMBAGA POLITIK SEPERTI DPR/MPR.
ATAU JIKA TUHAN BERKENAN MEMBUKA MATAHATI JOKOWI, MELIHAT BUKU INI SEBAGAI PENYELAWAT JIWA-NYA YANG SUDAH TERJUAL KEPADA IBLIS KEKUASAAN.
DI NEGERI INI TIDAK ADA ORANG YANG LEBIH CARE KEPADA JOKOWI DARIPADA BAMBANG TRI.....
SAMPAI MASALAH FOTO PERTUNANGAN YANG MENGURAS AIR MATA INI.......
MENGAPA WAJAH BAPAK DAN IBU SENDIRI DIPALSUKAN ?”
Pertanggal 17 vovember 2016
“FOTO SEXY,,,SAYANG DPR IMPOTEN...EREKSI PUN TIDAK.....BAMBANG TRI SUDAH ORGASME...TINGGAL EJAKULASI”
“KALAU MERASA SIBUK
JOKOWI BISA MEMBERI SURAT KUASA KEPADA PENGACARA UNTUK MENUNTUT BAMBANG TRI TERKAIT PENYEBARAN FOTO INI ,,, SILAKAN,,,,,,"
“SIKAP ANDA TERHADAP FOTO INI MENUNJUKKAN SIAPA ANDA....
JANGAN HANYA NGECAP NKRI HARGA MATI.....”
“IMPLIKASI FOTO INI
PEMALSUAN SYARAT CALON PRESIDEN....PELANGGARAN KONSTITUSI
CLEAR , CLEAN, CHRYSTAL !!!!!!!
DPR SAJA YANG BANCI...................."
“REVOLUSI TANPA BIAYA...
Jika rakyat berani mempertemukan Jokowi dan Bambang Tri....
membicarakan foto ini secara KEKELUARGAAN tapi TERBUKA UNTUK UMUM....
Kalau Bambang Tri yang salah...HUKUM SEBERAT-BERATNYA.....
KALAU JOKOWI YANG SALAH BERI MANDAT BAMBANG TRI UNTUK MENYELESAIKAN MASALAH.....BENTUK DEWAN REVOLUSI NASIONAL.....
RAKYAT AKAN PERCAYA........
JOKOWI BOLEH JATUH DI KASUR BUSA....
BARENG PAK TUA JUSUF KALLA......
SILAKAN TIDUR BERSAMA,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,”
“KALAU BUSH JUNIOR LEBIH GILA DARI BAPAK-NYA,,,
BAGAIMANA DENGAN WIDJIATNO JUNIOR ALIAS JOKOWI ?
DAN INILAH FOTO WIDJIATNO ITU......................SANG PENGAWAL AIDIT”
Kenapa tuduhan ini didiamkan saja oleh pihak penegak hukum kita,bukan kah ini merupakan sebuah penghinaan jelas terhadap presiden kita bapak Jokowi, jika apa yang di tuduhkan oleh bambang tri adalah sebuah fitnahan atau kan sebuah fakta?
Tuduhan yang di lontarkan oleh Bambang Tri bahkan sudah bertahun-tahun .Semoga ada respon dari bapak presiden kita Jokowi terhadap tuduhan ini dan juga pihak penegak hukum.

Jumat, 02 Desember 2016

Kicauan Yusril Terkait Penangkapan Sejumlah Tokoh Jelang Aksi Super Damai 212

JAKARTA - Pakar Hukum dan Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra, berkicau terkait penangkapan sejumlah tokoh menjelang Aksi Super Damai 212.
Dalam cuitannya, Yusril membeberkan perihal penangkapan, salah satunya yang menimpa aktivis Ratna Sarumpaet.
Berikut cuitan Yusril:
1. Saya barusan bicara via telpon dg Bu Ratna Sarumpaet. Beliau dijemput polisi di Hotel Sari Pasifik, dibawa ke markas Brimob Kelapa Dua.
2. Bu Ratna bilang beliau akan dimintai keterangan karena ada bukti beliau dkk mau melakukan makar.
3. Saya katakan kepada Bu Ratna saya dampingi beliau sebagai lawyer, begitu juga tokoh2 lain yang diambil polisi pagi ini.
4. Saya blm bisa komunikasi dengan tokoh2 lain spt Kivlan Zen, Adityawarman Taha, Jamran, Hatta Taliwang, Sri Bintang Pamungkas dll.
5. Mereka semua termasuk Bu Rahmawati Sukarrno dikabarkan dijemput polisi dinihari tadi.
6. Saya akan bela mereka karena saya yakin mereka memperjuangkan sesuatu yang mereka anggap benar, sah dan konstitusional.
7. Demikian keterangan saya.
Kicauan tersebut dilontarkan Yusril pada Jumat (2/12/2016) pagi.
Sri Bintang ditangkap
Sri Bintang Pamungkas dikabarkan dijemput polisi dari rumahnya di kawasan Cibubur, Depok, Jumat (2/12/2016).
Beredar di media sosial, rekaman video yang 'penjemputan' aktivis itu oleh sejumlah orang berbaju hitam yang disinyalir berasal dari kepolisian.
Dalam video tersebut, terlihat Sri Bintang yang masih mengenakan baju koko dan sarung berbicara dengan sekelompok orang tersebut.
Entah apa yang mereka bicarakan, namun nada Sri Bintang sempat meninggi saat melakukan dialog dengan sejumlah orang tersebut.
"Ndak, aku justru pengen tahu hukumnya seperti apa?" ujar Sri Bintang membentak.
Lalu, salah seorang dari mereka menjawab, "Nantilah pak, kita jelaskan di kantor."
Kemudian, Sri Bintang pun meloyor masuk ke rumah, seraya salah seorang dari mereka mengatakan, "Saya tunggu ya pak."
Sementara di rekaman ke-2, terlihat Sri Bintang tampak duduk di kursi di depan pelataran rumahnya.
Di hadapan Sri Bintang, terlihat sejumlah orang yang diduga dari kepolisian berkutat dengan surat-surat.
Kemudian, Sri Bintang menunjuk sambil berbicara dengan si perekam video yang berada di belakangnya di dalam rumah.
"Aku ditangkap," ujar Sri Bintang.
"Kok bisa?" jawab si perekam video.
"Ya orang punya kuasa, ya bisa aja," jawab Sri Bintang Pamungkas.
Dhani ditangkap?
Musisi Ahmad Dhani disebut-sebut menjadi salah satu di antara 8 orang yang dibawa polisi karena tuduhan makar.
Yang terang, lewat akun jejaring sosial Twitter @AHMADDHANIPRAST, dia sempat berkicau ada orang yang mengaku dari polda mencarinya.
Dalam kicauannya, akun @AHMADDHANIPRAST mengatakan mereka berada di depan kamar di Hotel Sari Pan Pasific, Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis malam.
"Malam ini di depan kamar di hotel Sari Pan Pasifik, orang mengaku dari Polda mencari saya. #ADP," kicau akun @AHMADDHANIPRAST, pada Jumat (2/12/2016) pukul 04.19 dini hari WIB.
Tak lama berselang, di cuitan ke-2, akun @AHMADDHANIPRAST mengatakan orang yang mengaku dari polda tersebut hendak mendobrak kamarnya.
"Mau mendobrak kamar saya... #ADP," kicau @AHMADDHANIPRAST.
Hingga berita ini disusun, belum diketahui kebenarannya apakah suami Mulan Jameela itu merupakan satu di antara 8 orang itu.
Sejumlah orang diangkut
Jelang pelaksanaan aksi 'Bela Islam Jilid III', Jumat (2/12/2016), aparat keamanan mengamankan sejumlah orang.
Salah satunya adalah Rachmawati Soekarnoputri.
Penasihat hukum Rachmawati Soekarnoputri, Aldwin, mengonfirmasi adanya penangkapan tersebut.
"Benar," ujar Aldwin, kepada wartawan, Jumat (2/12/2016).
Setelah diamankan di kediamannya, kata Aldwin, Rachmawati dibawa ke Mako Brimob Kelapa Dua, Depok untuk menjalani pemeriksaan.
"Ini saya sedang mendampingi pemeriksaan di Mako Brimob,"kata Aldwin.
Selain Rachmawati, sejumlah orang lainnya disebut-sebut diamankan karena tuduhan akan berbuat makar.
Mereka yaitu, Bridjen Aditya Warman, Mayjen Kivlan Zen, Sri Bintang Pamungkas, dan Rijal Kobar.
Namun, Aldwin hanya dapat memastikan Rachmawati yang diamankan.
Sebab, dia hanya menangani yang bersangkutan.
"Saya hanya tangani ibu Rachma saja," tambahnya.