Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 April 2017

Menteri Agama Resmikan Gedung Haji “Jabal Rahmah” Embarkasi Banjarmasin

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meresmikan gedung baru jamaah haji Embarkasi Banjarmasin, Kalimantan Selatan yang berada di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, di Banjarbaru, Senin (10/4).

Gedung baru yang diberi nama Jabal Rahmah itu dipergunakan untuk penginapan jamaah haji Embarkasi Banjarmasin. Pembangunan gedung yang benilai Rp61 miliar lebih itu diklaim berstandar pelayanan hotel bintang tiga.

Lukman Hakim menyatakan, revitalisasi asrama haji ini bersumber dari dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) pada 2016 untuk meningkatkan pelayanan bagi jamaah haji Kalsel.

Menurut dia, sejak 2014, Kementerian Agama terus melakukan pebaikan sarana di asrama haji di seluruh embarkasi di Indonesia, pada 2017 ini dana yang tersedia lebih Rp400 miliar.

“Perbaikan asrama haji ini sangat penting kita lakukan, karena sebagai tempat terakhir persiapan calon jamaah haji saat di tanah air untuk melaksanakan perjalanan panjang ibadah haji,” papar Lukman Hakim.

Calon jamaah haji harus mendapat pelayanan maksimal, sebab itu hak mereka. Kementerian Sgama sebagai lembaga yang dipercaya negara mengelola penyelenggaraan ibadah haji nasional harus bisa mewujudkannya.

“Hingga tekad kita terus memberikan kepuasan bagi jamaah haji terus dilakukan, dan dapat kita syukuri dari survei Badan Pusat Statistik (BPS) kepuasan jamaah haji terus meningkat,” paparnya.

Lukman menyebutkan, sejak 2014 hingga 2015 survei kepuasan pelayanan haji mencapai angka 82,7 poin, kemudian pada 2016 meningkat menjadi 83,83 poin.

“Kita upayakan terus peningkatan kenyamanan fasilitas bagi tamu khusus Allah SWT ini,” tegasnya.

Dia pun mengingatkan, agar pelayanan bagi tamu khusus Allah SWT ke tanah suci untuk melaksanakan rukun Islam ke-5 tidak dimain-mainkan, sebab sanksi berat akan diberikan bagi oknum Kementerian Agama yang sengaja melaksanakan pelayanan di luar ketentuan.

Terkait gedung baru asrama haji Kalsel, Lukman Hakim yang meninjau langsung kekamar-kamar cukup mengapresiasinya, sebab dapat menampung lebih dari 200 jamaah, di mana masing-masing kamar dengan empat tempat tidur.

Sementara, Wakil Gubernur Kalsel H Rudy Resnawan mengharapkan, Kementerian Agama pusat kembali bisa membangunkan satu lagi tambahan gedung baru semacam yang ada ini, sebab yang ada ini belum menampung satu kloter.

“Karena antrian haji di daerah kita terpanjang se-Indonesia, hingga patut mendapat perhatian lebih,” paparnya sambil menjelaskan bahwa kuota haji Kalsel tahun ini menjadi 3.831 orang, dengan antrian hingga 92 ribu lebih.

Selasa, 04 April 2017

GNPF-MUI Blak-blakan: Penangkapan Al Khaththath Bukan Inisiatif Polisi, ini Executive Order

Aparat kepolisian menangkap Sekjen Forum Umat Islam (FUI), KH Muhammad Al-Khaththath atas dugaan makar sehari sebelum digelarnya Aksi 313 pada Jumat (31/3). Ketua Tim Advokasi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI), Kapitra Ampera menilai tuduhan makar dan penangkapan itu seperti bukan kebijakan kepolisian.

"Saya melihat ini bukan kebijakan kepolisian, ini executive order," kata Kapitra kepada Republika.co.id usai Konferensi Pers "Bebaskan KH Muhammad Al-Khaththath" di Islamic Center AQL, Senin (3/4).

Menurutnya, pola tuduhan makar dan penangkapan seperti ini bukan tipe kepolisian. Kepolisian tahu tentang Undang-undang (UU). Ia mengungkapkan, Jenderal Tito Karnavian sebagai Kapolri merupakan orang yang mengerti tentang hukum. "Saya pikir ini bukan keinginan kepolisian, saya mengatakan ini executive order," ujarnya.

Ia mengatakan, ada tangan-tangan terselubung yang menggerakkan kepolisian. Karena itu, polisi berada dalam posisi yang sangat dilematis. "Ini sebenarnya yang saya lihat," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Pengurus Pusat Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi), Ustaz Usamah Hisyam menilai, ada pihak yang memanfaatkan situasi dan menginstruksikan aparat kepolisian untuk melakukan penangkapan terhadap ulama. "Ini ada satu kekuatan yang membenturkan presiden dengan umat Islam, dengan penangkapan-penangkapan ini," jelasnya.

Ia menerangkan, pihaknya menduga ada satu otoritas mengatasnamakan presiden yang bergerak ke aparat kemudian menginstruksikan penangkapan. Menurutnya, presiden mungkin juga tidak paham soal penangkapan karena tuduhan makar tersebut. "Ada satu pejabat yang memanfaatkan situasi, main instruksi saja ke aparat untuk menangkap, ini yang harus kita bongkar," katanya.

Dijelaskan dia, seakan penangkapan KH Al-Khaththath adalah instruksi dari pemerintah pusat dan presiden. Padahal, belum tentu demikian. Oleh sebab itu, presiden harus meluruskan masalah ini.

Sabtu, 01 April 2017

Di Bandung, Zakir Naik Doakan Indonesia Diberi Pemimpin yang Baik

Bandung - Ulama kondang asal India, Zakir Naik, mendoakan Indonesia diberi pemimpin yang baik. Hal tersebut disampaikan Zakir di depan sejumlah pejabat dan warga Bandung di Gedung Sate.

"Masya Allah warga Indonesia semakin dekat dengan Al-Quran dan sunah. Saya berdoa kepada Allah, agar Allah memberikan pemimpin yang baik dan dekat dengan Al-Quran dan sunah," kata Zakir dalam sambutannya di Gedung Sate, Kota Bandung, Jalan Dipenogoro, Kota Bandung, Sabtu (1/4/2017) malam.

Bandung merupakan kota pertama dalam rangkaian safari dakwah Zakir di Indonesia. Rencananya Zakir baru akan memberikan ceramah pada Jumat (2/4) besok di Kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sekitar pukul 08.00 WIB.

Dalam sambutannya Dr Zakir Naik menyampaikan banyak terima kasih atas keramahtamahan masyarakat Indonesia. Selain itu, dia juga terkesan dengan Indonesia terlebih Indonesia merupakan negara dengan umat muslim terbesar di dunia.

Kedatangan Zakir ke Bandung disambut langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher). Selain itu hadir pula Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charlyan, sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Setda Pemprov Jabar, dan para tamu undangan lainnya.

Zakir dijamu makan malam dengan menu khas nusantara, seperti gado-gado dan ayam rica-rica.

Aher menyampaikan jika Jawa Barat adalah salah satu provinsi terbesar di Indonesia. Jawa Barat menjadi tempat tinggal bagi sekitar 46 juta penduduk. Kedatangan Dr Zakir Naik tentu menjadi kesempatan langka bagi masyarakat Jawa Barat.

"(Maka) kami sangat berharap bahwa kunjungan Anda dapat memperkuat iman kita dan meningkatkan pengetahuan kita tentang din yang indah ini," ujar Aher.
Selain itu Aher juga berharap Zakir Naik bisa memberikan pencerahan terhadap umat muslim di Indonesia tentang Agama Islam. "Kami juga berharap Anda bisa menumpahkan pencerahan yang bisa memperbaharui iman kita untuk jangka panjang," ujarnya.

Kamis, 30 Maret 2017

Aksi 313, Kemendagri Bilang, Pemerintah Tak Akan Tunduk pada Tuntutan Massa Istimewa.


JAKARTA - Sekitar 100.000 orang dari berbagai daerah di Indonesia akan berpartisipasi dalam aksi 313, Jumat (31/3/2017).

Mereka menuntut pemerinta untuk memberhentikan Gubernur non-aktif Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang telah menjadi terdakwa dalam kasus dugaan penodaan agama.
Menanggapi hal itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Yuswandi A Temenggung mengatakan, pemerintah tidak akan tunduk terhadap tuntutan massa.
"Ini negara hukum. Kami bekerja berdasarkan regulasi hukum yang ada," kata Yuswandi di Badiklat Kemendagri, Jakarta, Kamis (30/3/2017).

Yuswandi menuturkan, pemerintah melalui Kemendagri telah mengambil sikap dalam berbagai kebijakan. KPUD, lanjut dia, telah menetapkan masa kampanye Pilkada Jakarta putaran kedua, Ahok lantas mengambik cuti hingga 15 April 2017 mendatang.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan sikap pemerintah terhadap pemberhentian Ahok berdasarkan pada tuntutan Jaksa Penuntut Umum. Sebab, dakwaan Ahok terdiri dari dua pasal, yakni 156 KUHP atau 156 a KUHP.

Berdasarkan Pasal 83 Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, kepala atau wakil kepala daerah diberhentikan sementara tanpa melalui usulan DPRD karena didakwa melakukan tindak pidana kejahatan yang diancam dengan pidana penjara paling singkat lima tahun, tindak pidana korupsi, tindak pidana terorisme, makar, tindak pidana terhadap keamanan negara, dan/atau perbuatan lain yang dapat memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pasal 156 KUHP mengatur ancaman pidana penjara paling lama empat tahun. Sementara pasal 156a KUHP mengatur ancaman pidana paling lama lima tahun. Oleh karena itu, Kemendagri masih menunggu pasal mana yang akan digunakan jaksa dalam tuntutan.

Edi Obama: PMI merupakan Milik Kita Bersama.

Jakarta-Ketua PMI Bireuen, Edi Saputra memberikan apresiasi yang setingi-tingginya kepada Anggota DPRK Bireuen yang telah aktif dan berkonstribusi dalam membesarkan lembaga sosial dan kemanusiaan ini.

Menurutnya, Organisasi ini tidak akan berjalan dengan baik tanpa dukungan dari pemerintahan setempat, dalam hal ini adalah antara Legislatif dan eksekutif, untuk itu Edi berharap kepada kedua lembaga pemerintahan tersebut agar dapat bekerja sama dalam membesarkan PMI itu sendiri.

Salah satu cara yang dilakukan oleh Edi Obama untuk mempersatukan semua kelompok dan golongan dalam menyamakan persepsi demi kebesaran PMI itu sendiri adalah dengan cara menjalin silaturrahmi dan komunikasi yang baik dengan Anggota DPRK Bireuen, seperti halnya pertemuan yang dilakukannya belum lama ini dijakarta bersama dengan Anggota Dewan yang berasal dari Bireuen, Rabu (29/03/2017).

Hadir dalam pertemuan tersebut adalah perwakilan kader-kader terbaik Partai politik, diantaranya adalah tokoh dari Partai Amanat Nasional, dalam hal ini diwakili oleh Muhklis, yang dikenal dengan sebutan Muhklis Juan Rama, pemuda cerdas yang multi talenta. 

Begitu juga dari Partai Persatuan Pembangunan, hadir Athailah Saleh, MA yang merupakan Wakil Ketua Dewan Yang Terhormat di Kabupaten Bireuen ini  merupakan sosok berkepribadian baik, santun dan bersahaja. 

Ada lagi H. Muhammad Amin, biasa disapa dengan sebutan Geuchik Min, yang merupakan Tokoh senior di Partai Golkar yang mempunyai banyak ide dan gagasan dalam membangun Kabupaten yang kita cintai bersama.

Juga tidak ketinggalan salah satu aset terbaik Partai Gerindra, siapa lagi kalau bukan Faisal Hasballah Hasan, Sosok Pemuda yang dikenal tegas, lugas dan bersahaja ini ikut ambil bagian dalam membangun dan membesarkan PMI.

Disamping itu, yang tidak asing lagi bagi kita adalah Dahlan ZA, atau biasa disapa dengan Abu Dahlan, ini merupakan kader terbaik Partai Aceh yang merupakan kecintaan dan kebanggaan masayarakat Aceh, yang lahir berkat perjuangan dan pengorbanan rakyat Aceh itu sendiri.

Terakhir, Zulfikar Jufri atau lebih populer dengan sebutan Zulfikar Apayup, merupakan Kader terbaik Partai Demokrat Bireuen ini adalah salah satu pemuda yang mampu menjalin komunikasi dengan berbagai kalangan demi membangun Bireuen lebih baik dan bermartabat.

"Insya Allah kedepan saya akan melibatkan semua Kader terbaik Partai Politik untuk bergabung bersama PMI demi kebesaran dan kemajuan kita bersama," kata Edi.

Ditambahkannya, PMI ini adalah lembaga sosial dan kemanusiaan yang bertujuan untuk membantu sesama, baik dalam kegiatan sosial maupun penanggulangan bencana, jadi sudah sewajarnyalah melibatkan Anggota Dewan tersebut demi kelancaran dan kemaslahatan umat.

"saya selaku Ketua PMI Kabupaten Bireuen sangat mengharapkan eksistensi dari organisasi ini kedepannya dapat menjadi perekat antara sesama dilintas stakeholder yang ada di Kabupaten Bireuen, dan mari kita jadikan PMI ini sebagai rumah kita bersama dalam menyongsong Bireuen yg lebih humanis," demikian Edi Obama.

Senin, 20 Maret 2017

PAN akan Deklarasikan Dukung Anies-Sandi Rabu

Jakarta - PAN segera mendeklarasikan dukungan kepada pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno untuk putaran kedua Pilgub DKI 2017. Deklarasi akan disampaikan pada Rabu (22/3) mendatang di Kantor DPP PAN.

"Hari Sabtu (18/3) DPW PAN sudah mendeklarasikan dukungan kepada Anies-Sandi yang minggu sebelumnya masing-masing DPD DKI, seperti Jakbar, Jaksel, Timur, Pusat juga sudah mendeklarasikan dukungan kepada Anies-Sandi," ungkap Ketua DPP PAN Yandri Susanto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/3/2017).

"Oleh karena itu DPP PAN sebagai yang diberi mandat oleh UU untuk memberikan dukungan kepada pasangan dalam Pilkada, maka Insya Allah hari Rabu (22/3) kalau tidak ada halangan, Rabu siang atau malam, akan kami deklarasikan dukungan secara resmi kepada Anies-Sandi di DPP PAN," lanjutnya.

Dukungan kepada pasangan nomor urut tiga di Pilgub DKI itu menurut Yandri merupakan keputusan kolektif kolegial partai. Sebab menurutnya tak ada satu pun suara di akar rumput yang menginginkan PAN mendukung pasangan petahana, Basuki T Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.

"Jadi ke pasangan nomor 2 tidak ada saran. Tidak ada pendapat, tidak ada masukan dari kader-kader di DKI maupun kader PAN yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Kami sampaikan, kami memberi dukungan kepada Anies-Sandi bukan berarti komunikasi kami tidak bagus dengan partai pengusung pasangan nomor dua," ujar Yandri.

Sekretaris Fraksi PAN ini memastikan hubungan partainya dengan partai-partai pengusung Ahok-Djarot, termasuk PDIP, masih sangat harmonis. Seperti diketahui, PAN dan partai-partai pengusung Ahok-Djarot sama-sama berada di pemerintahan Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla.

"Kami insya Allah harmonis dengan PDIP, sangat baik dengan Golkar, dekat dengan NasDem, berkerabat dengan Hanura dan Insya Allah Pilkada-pilkada lain kita berkoalisi tapi kami tegaskan kembali memang dari awal PAN ingin menghadirkan calon gubernur alternatif di luar Ahok," sebut anggota Komisi II DPR ini.

"Dan sekali lagi kami tidak memiliki masalah dengan koalisi pendukung Ahok. Tapi yang menjadi kendala ataupun hambatan para kader kenapa tidak mendukung atau berkoalisi dengan kawan-kawan itu terletak pada persoalan Ahok pribadi, dengan mas Djarot juga kami tidak ada masalah. Karena etika dan karakter Ahok tidak sesuai dengan karakter dan etika yang ada di PAN," tutup Yandri.

Senin, 06 Maret 2017

Kakek 68 Tahun Ini Sendirian dari Surabaya ke Sabang Naik Motor Peninggalan Sekutu

LAMPUNG, Askan Poenya, usianya sudah 68 tahun, dengan sepeda motor Harley Davidson WLA lebih tua dari usianya, buatan tahun 1942, dia “mengaspal” sendirian dari Surabaya, Jawa Timur menuju O Km, Sabang, Aceh.


Sabtu tengah hari 4 Maret 2017 Askan tiba di Pelabuhan Bakauheni. Dari pintu gerbang Pulau Sumatera, kakek kelahiran 20 November 1949, menyelusuri Jalan Lintas Timur Sumatera.

Di Lampung Timur, jelang sore hari, pensiunan Bank Jatim ini memutuskan istirahat sejenak di rumah Lie Herley Sbw dari MACI Lampung. Matanya tak memungkinkan lagi jalan malam

Kakek yang tergabung dalam klub sepeda motor VHDEI 125 Independen Arek Bambu Runcing (ABR) Surabaya ini lalu bermalam di Hotel Tirta Kencana, Simpang Sribhawono, Lampung Timur.

MACI Lampung dari Kota Bandar Lampung dan Kota Metro merapat ke penginapannya. Banyak cerita dan hikmah yang dipetik oleh anak-anak muda yang tergabung dalam Motor Antique Club Indonesia (MACI) Lampung.

“Salute, beliau berjiwa muda dan sangat bersahaja,” kata Lie, anak muda yang baru bergabung dalam keluarga MACI Lampung. Dia juga tertib berlalu lintas.Sepeda motor tuanya selalu bayar pajak, kata Lie yang pernah naik BSA sedirian ke Jogja.

Banyak kisah suka dan duka perjalanannya dari Surabaya tanggal 28 Februari lalu hingga sampai ke Lampung. “Wah, sungguh luar biasa, saya terjebak macet di Kemang, Jakarta,” ujarnya.

Harley Davidson WLA berkapasitas 750 CC, lumayan berat saat diam atau pada saat terjebak macet. Apalagi usia Askan yang sudah tidak muda lagi. Hanya kesabaran yang membuatnya pelan-pelan menyelusuri tujuannya, kata Lie yang tahun lalu naik BSA ke Jogjakarta.

Sepeda motor yang usianya lebih tua dari Askan diproduksi Amerika pada tahun 1942 khusus untuk menaklukan NAZI Jerman. Ada kotak peluru dan sarung senjata api laras panjang di sisi roda depan.

Setelah menekuklutut Rezim Hitler, sepeda motor tersebut dikirim Sekutu untuk Agresi Militer paska-Kemerdekaan RI ke Indonesia. Sejak itu, sepeda motor ini ada di Indonesia dan salah satunya sedang disemplak Askan.

Askan merawat Bakonya, sebutan motor itu di kalangan penggemar sepeda motor klasik, seperti apa adanya sejak puluhan lalu. Beliau juga rajin membayar pajak sepeda motor Rp90 ribu setiap tahun.

Selain mengoleksi Harley Davidson WLA 1942, Askan juga menyimpan sepeda motor relatif muda, Harley Davidson Dyna. Sebagai teman motor warisan perang, kakek ini juga mengoleksi Jeep Willys yang juga sisa PD II.

Wawan Waspi Wawe, pemilik Harley Davidson WLA buatan 1942 juga, anggota MACI Lampung dari Bandar Lampung, ikut menyambut sesepuh penggemar sepeda motor dari Surabaya itu.

Sesepuh sepeda motor serupa dari Bandung, Saulus D.Coil Lacaden, mendoakan seniornya selamat sampai tujuan dan kembali dengan aman ke Surabaya.

Askan melanjutkan perjalanannya dari Lampung Minggu 5 Maret 2017 pukul 08.00. Dia menyusuri Jalan Lintas Timur Sumatera dan akan bermalam di Palembang, Sumatera Selatan.

Selamat jalan, “sefty ridding” MFFM. (inilampung)