Tampilkan postingan dengan label Lakalantas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lakalantas. Tampilkan semua postingan

Minggu, 09 April 2017

Mobil Avanza Terbalik, Dua Penumpang Luka Ringan

Melaju dengan kecepatan tinggi, satu unit mobil Avanza terbalik saat menghindari lubang diatas badan jalan di Jalan Medan-Banda-Aceh Desa Meuria Paloh Kecamatan Muara satu Kota Lhokseumawe.”Minggu 9/4/2017 Pukul 07.00 Wib.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman melalui Kasat Lantas mengatakan, Laka lantas mobil Avaza BL-569-KF tersebut di kenderai oleh Evan Rizki (23) tahun karyawan Alfamart warga Desa Ara Kecamatan Syamtalira Arun, Kabupaten Aceh Utara.”ujarnya Minggu siang (9/4/2017).

“mendapat informasi tersebut Pihak kepolisian langsung memdatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan Olah TKP, diduga mobil tersebut melaju dari arah timur menuju arah barat dengan kecepatan tinggi setiba di TKP berusaha menghindari lubang yang berada di atas badan jalan dan kemudian hilang kendali dan langsung menabrak pagar rumah Fitriani (27) dan selanjutnya terguling berada di sebelah selatan jalan.”ungkapnya.

Kasat Lantas menambahkan, Mobil tersebut di tumpangi oleh tiga rekannya sesamankaryawan Alfamart, mereka Riza Ramadhan (23) tahun warga Desa Awe Kecamatan Syamtalira Aron Kab.Aceh Utara ( Luka Ringan ), Cut Silvi Olivia (21) tahun Warga Desa Cot Girek Kandang Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe serta Cut Mustika Hukma (22) tahun.warga Desa Meunasah Mesjid Kecamatan Muara Dua Kota.

Lhokseumawe (Luka Ringan).
Akibat kejadian itu mobil Avanza kerusakan dan saat ini mobil tersebut beserta Surat Kenderaan SIM pengemudi kita amankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.” tegas IPTU Mulyana.

Sambungnya, di lokasi tersebut rawan kecelakaan dan polisi sudah memasang papan himbau rawan kecalakaan di lokasi tersebut, pihaknya menghimbau kepada masyarakat pengguna jalan agar berhati-hati saat berkenderaan di tempat kejadian itu.” Imbaunya

Sabtu, 11 Maret 2017

Kijang Innova Tabrak Kijang Kapsul yang Sedang Pakir

TAPAKTUAN – Tabrakan kembali terjadi di jalan T Ben Mahmud tepatnya di Gampong Lhok Ketapang, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, Sabtu (11/3/2017) sekira pukul 14.00 WIB.

Kecelakaan terjadi antara Kijang Innova BL 481 TL dengan Toyota Kijang Kapsul BL 437 TZ yang sedang parkir di pinggiran jalan nasional tepatnya di belokan Cafe Rindu Alam.

Kendati tidak ada korban jiwa, namun kedua unit mobil tersebut mengalami kerusakan parah.

Informasi dihimpun Kijang
Innova yang disopiri Sarjani (28), calon pengantin pria itu meluncur dari arah Kotafajar, Kecamatan Kluet Utara tujuan ke Samadua.

Namun disaat melaju ke arah bengkolan depan Cafee Rindam, mobil yang dikemudikannya itu menabrak Toyota Kijang milik Raflijar yang sedang pakir di Jalan TBen Mahmud.

Sarjani mengatakan, ia beserta Rika (25) calon istrinya serta calon kakap iparnya ingin menuju ke Samadua untuk befoto.
Saat mobil meluncur ke arah belokan ia sedang memberi air mineral kepada calon kakak iparnya.

“Saya tidak tahu di depan ada belokan, saat itu saya sedang melihat kebelakang untuk memberi air meniral, kepada calon kakak," ujarnya.

Akibat peristiwa tersebut menyebabkan kondisi bagian depan Kijang Innova rusak berat, demikian juga dengan bagian belakang Kijang Kapsul juga mengalami kerusakan.

"Kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa, hanya saja kerugian material," kata Fattayat yang saat itu sedang berada dilokasi kejadian.

Minggu, 05 Maret 2017

Lakalantas Maut di Jl Medan-Banda Aceh Kutablang

Kejadian kecelakaan lalulintas terjadi di Jalan Lintas Medan-Banda Aceh di krung Panji dekat kios bang Ulil Kecamatan Krung Panji Kabupaten Bireuen. Senin (6/6/17) Pagi sekitar pukul 4.30 WIB, akibat kecelakaan tersebut 2 orang supir dan penumpang depan meninggal dunia seketika, hingga saat ini seluruh korban luka-luka masih dalam perawatan di Rumah Sakit, dan korban meninggal saat ini 2 orang masih berada di Puskesmas Peusangan.

Adapun kendaraan yang terlibat lakalantas beruntun tersebut yakni mobil Minibus Toyota Avanza silver B 1569 POP.

Saat ini masih dalam proses penyelidikan dan anggota Satuan Polisi Lalulintas tengah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa para saksi-saksi.

"Kita masih melakukan proses penyelidikan, dan memeriksa saksi-saksi," ujar Kapolres.

Dikatakan, kronologis kecelakaan tersebut Mobil minibus datang dari arah Medan menuju ke arah Banda Aceh, sesampai nya di lokasi, diduga jalan licin dan hilang kendali sehingga keluar badan jalan sebelah kanan dan menabrak tiang listrik.

Hingga saat ini seluruh barang bukti diamankan di Mapolsek, dan polisi masih melakukan pengaturan lalulintas agar tidak macet.

Selasa, 07 Februari 2017

Warga Bireun Meninggal Akibat Kecelakaan di Pidie Jaya

MEUREUDU - Insiden Kecalakaan Lalulintas (Lakalantas) di Gampong Reudeup, Kecamatan Panteraja, Pidie Jaya (Pijay) merengut nyawa warga Kabupaten Bireun, NR binti H Syeh (50). Warga Gampong Tingkem Manyang, Kecamatan Kuta Blang itu menghembuskan nafas terakhir akibat sepeda motor yang dikendarainya bersenggolan dengan sepeda motor jenis honda Beat, Selasa (7/2) sekira pukul 12.30 WIB.

Kapolres Pidie, AKBP M Ali Kadhafi SIK melalui Kapolsek Panteraja, Iptu Mahyuddin, Rabu (8/2/2017) mengatakan, insiden kecelakaan lalulintas hingga berujung merengut korban jiwa itu terjadi persis di ruas jalan nasionl Banda Aceh – Medan, tepatnya di Gampong Reudep Kecamatan Panteraja, Pidie Jaya.

Kecelakaan melibatkan Sepmor jenis honda beat, BL 3730 LAP bersenggolan dengan Sepmor sejenis B 4714 TFS, Selasa (07/02) sekira pukul12.30 WIB. Kedua kendaraan ini melaju dari satu arah.
"Sepmor Beat BL 3730 LAP yang dikendarai oleh NR binti Syeh ( 50) Warga Gampong Tingkem Manyang, Kecamatan Kuta Blang, Bireuen yang berboncengan dengan INS (20) bersenggolan dengan Sepmor sejenis, B 4714 TFS yang dikendarai oleh M Y bin Raman (59) warga Gampong Reudep, Panteraja, Pijay,"sebut Iptu Mahyuddin.

Ekses dari lakalantas itu,  pengemudi Sepmor BL 3730 LAP, NR bin H Syeh (50) meninggal dunia ditempat kejadian perkara akibat berbenturan dengan badan jalan hingga mengalami luka dan pendarahan hebat sehingga, nyawanya tak tertolong. Sementara pengedara Sepmor,  B 4714 TFS yang dikendarai oleh M Y bin Raman (59), hanya mengalami luka lecet dibagian lengan kanan.

Rabu, 14 Desember 2016

Aceh Timur Sudah Ada Mobil SIM Keliling

Aceh Timur – Hari perdana pihak Polres Aceh Timur melayani pembuatan dan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) Rabu, (14/12/16) melalui mobil SIM keliling. Masyarakat Aceh Timur dapat menanti di setiap kecamatan dalam Kabupaten Aceh Timur.
Warga Kabupaten Aceh Timur yang saat ini memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM) A dan C yang akan habis masa berlakunya bisa melakukan perpanjangan SIM. Selain bisa melakukan perpanjangan SIM keliling di kantor Satpas SIM Polres Aceh Timur warga juga bisa melakukan perpanjangan SIM di Bus Pelayanan SIM keliling yang disediakan oleh Polres Aceh Timur.
Pelayanan SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C, sedangkan syarat perpanjangan SIM A atau SIM C dilayanan Mobil SIM Keliling Polres Aceh Timur yang harus disiapkan adalah adalah fotokopi KTP yang masih berlaku, fotokopi SIM lama serta SIM asli.
Informasi yang diterima media ini, jadwal, waktu dan tempat Mobil Layanan SIM Keliling Polres Aceh Timur pada Desember 2016 adalah sebagai berikut, layanan Perpanjangan SIM Online Berbasis IT Polres Aceh  Timur Beroperasi mulai Rabu, (14/12/2016).
Kapolres Aceh Timur AKBP Rudi Purwiyanto, S.I.K, M. Hum membuat terobosan dalam proses perpanjangan Surat Ijin Mengemudi (SIM) di wilayah hukum Polres Aceh Timur dengan menerapkan sistem berbasis IT dan mulai beroperasi pada hari ini (Rabu, 14/12).
“Sistem ini diyakini sangat cepat dan bebas calo, untuk menindaklanjuti kebijakan Kapolri Jenderal Tito Karnavian yaitu Polri yang Profesional, Modern dan Terpercaya atau Promoter, di program ke-2 Inovasi Pelayanan Publik Berbasis Teknologi, Polres Aceh Timur telah melakukan perbaikan Pelayanan perpanjangan SIM yang berbasis IT,” terang Kapolres.
Kapolres melanjutkan, pembenahan sistem dan infrastruktur Satpas SIM juga dilakukan.
“Ini untuk meningkatkan pelayanan, kenyamanan, kecepatan, kepastian dan objektifitas serta bebas calo dalam rangka perpanjangan SIM hanya kurang dari 30 menit,” ujarnya.
Kapolres memaparkan, selama ini, untuk perpanjangan SIM para pemohon harus mendaftar dan bersamaan dengan pemohon SIM baru. Hal itu seringkali dikeluhkan masyarakat. Masalah yang kerap terjadi di antaranya, antrian waktu giliran yang panjang,  peluang interaksi dengan para calo yang besar, serta penumpukan pemohon SIM yang menimbulkan ketidaknyamanan di lokasi.
“Berbagai alasan itulah yang menjadi dasar kenapa Polres Aceh Timur melakukan perubahan pola yang lebih bersahabat bagi para pemohon perpanjangan SIM di wilayah Kabupaten Aceh Timur,” kata Kapolres.
Ia menambahkan, sistem SIM Online tersebut memanfaatkan basis data KTP elektronik, di mana nomor induk kependudukan (NIK) yang dimiliki masing-masing warga akan menjadi kode kunci untuk membuka akses SIM Online tersebut.
“Dengan demikian jika ada masyarakat yang memiliki SIM di luar Aceh Timur (seluruh Indonesia) dan sebelum habis masa berlakunya bisa melakukan perpanjangan di mobil SIM Keliling kami” terang Kapolres.
Menurut Kapolres, Mobil SIM Online ini akan berkeliling dan hanya melayani perpanjang an masa aktif SIM, dan pembuat untuk permohonan pembuatan SIM baru.
“Kalau mau buat SIM baru yang ber-KTP luar Aceh,  juga bisa dilayani atau datang langsung ke kantor Satpas SIM Polres Aceh Timur. Mobil SIM keliling ini untuk sementara melayani perpanjang SIM A, dan SIM C. Mobil SIM keliling ini akan beroperasi di wilayah Aceh Timur yang ramai dikunjungi masyarakat seperti, pasar, fasilitas umum dan pusat pemerintahan,” kata Kapolres.
“Saat ini kami juga sedang melakukan sosialisasi melalui media massa dan media sosial termasuk membuat infografis lokasi Mobil SIM Keliling ini,” lanjut Kapolres Aceh Timur AKBP Rudi Purwiyanto, S.I.K, M. Hum.

Sabtu, 05 November 2016

L-300 Tabrak Sepmor, Seorang Perempuan Luka-luka

LHOKSEUMAWE - ‎ Tabrakan antara sepeda motor (sepmor) dengan mobil L-300 pickup terjadi di Jalan Medan-Banda Aceh, tepatnya di Simpang AURI, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe, Sabtu (5/11/2016) sekitar pukul 12.00 WIB.

Kejadian itu menyebabkan seorang perempuan, Anizar (50) warga Masjid Punteut, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe, mengalami luka-luka.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman, melalui Kapolsek Blang Mangat Ipda Iskandar menyebutkan, kejadian ini diawali korban berbonceng sepmor jenis Supra x 125 BL 3990 NJ yang dikendarai Basyaruddin (63).

Sepmor bergerak dari arah Timur ke Barat. Saat sampai di lokasi kejadian, sepmor hendak memotong arah kanan. Dari arah belakang datang mobil L-300 pickup BL 8303 KW yang kendarai Fauzan (20) asal Desa Garot, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara.
Sehingga mobil tersebut langsung menabrak sepmor. Membuat sepmor jatuh.

"Namun dalam insiden ini hanya Anizar mengalami luka di bagian kepala belakang, luka lecet di kaki dan di tangan. Sedangkan sopir dan pengendara sepeda motor tidak luka. Korban luka langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Cut Mutia Buket Rata," demikian Kapolsek Blang Mangat.

Sumber: Serambinews

Minggu, 30 Oktober 2016

Jenazah 6 Hafidz Al Quran Korban Tabrakan di Lhoknga Difardhukifayahkan di Masjid Cot Goh Montasik

Jenazah 6 Hafidz Al Quran Korban Tabrakan di Lhoknga Difardhukifayahkan di Masjid Cot Goh Montasik

BANDA ACEH - Semua korban meninggal akibat kecelakaan di Lhoknga sudah dikeluarkan dari Ruang Jenazah RSUZA Banda Aceh untuk difardhukifayahkan di Masjid Jamik Kutabaro Cot Goh, Montasik, Aceh Besar.

Informasi yang diterima dari Muhammad Iswanto yang ikut mendampingi prosesi pemberangkatan jenazah mengatakan, ke-6 jenazah akan difardhukifayahkan di Masjid Jamik Kutabaro Cot Goh yang memang menjadi tujuan rombongan yang mengalami musibah tersebut.
"Mengenai dimana dikebumikan masih menunggu informasi lebih lanjut," kata Iswanto.
Salah seorang korban meninggal dalam insiden itu adalah M Khalilullah bin Raudhi (25), warga Cot Lammee Garot, Montasik. Menurut informasi, Ustaz Khalil adalah hafiz 30 juz. Namun belum ada data lengkap mengenai almarhum.
Seperti diketahui, tabrakan maut melibatkan minibus Avanza BL 208 A dengan truk tanki semen curah BL 8587 AE terjadi di Jalan Nasional Banda Aceh-Meulaboh kawasan Lhoknga. Aceh Besar menjelang subuh, Minggu (30/10/2016). Enam meninggal dunia dan dua luka berat akibat insiden itu.

Wakapolres Aceh Besar, Kompol Agung Prasetyo yang dihubungi Serambinews.com membenarkan kasus lakalantas yang merenggut enam korban nyawa di Lhoknga.
Musibah terjadi ketika Avanza yang bermuatan delapan orang meluncur dari arah Meulaboh. Sesampai di kawasan Lampoh Cibrek, Lhoknga atau tak jauh dari PT SAI, Avanza melaju ke kanan jalan dan menabrak truk tanki semen curah yang sedang parkir.
Sopir truk bernama Hanafiah sudah diamankan oleh pihak kepolisian

Foto : Ustadz Khalil Pemuda Montasik Asal Lamme Garot Dan dokumentasi